Kompas.com - 11/05/2016, 04:00 WIB
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

KOMPAS.com - Pertandingan terakhir West Ham di Stadion Upton Park melawan Manchester United pada Selasa (10/5/2016) atau Rabu dini hari WIB, sempat tertunda selama 45 menit. Sejumlah hooligan West Ham memblokir jalan dan menyerang bus tim tamu.

Wayne Rooney sempat mengungkap bahwa bus yang ditumpanginya diserang dalam perjalanan ke stadion untuk pertandingan perpisahan dengan stadion tersebut.

Manajer Louis van Gaal dikabarkan sampai harus berjuang menembus kerumunan suporter fanatik West Ham untuk masuk dan mempersiapkan timnya berlaga. Kejadian itu berawal ketika pengemudi membelokkan busnya ke arah gerbang stadion.

Menurut ESPN, Van Gaal sempat terkena pecahan dan lemparan benda dari luar. Aksi brutal tersebut sampai melubangi jendela bus dan seorang polisi London dan satu warga dikabarkan mengalami luka-luka ringan.


United lalu meminta laga ditunda supaya mereka punya waktu yang sesuai untuk persiapan menjelang pertandingan.

"Itu tindakan buruk. Pelatih terkena lemparan, tetapi kami sekarang di sini, jadi kami telah mempersiapkan pertandingan dan bersiap menjalankan tugas. Kami tahu ini pertandingan besar untuk West Ham, tetapi saya yakin klub akan kecewa dengan apa yang telah dilakukan para fans," kata Rooney seperti dikutip Sky Sports.

Sementara itu, WakiL Ketua West Ham, David Sullivan mengaku tidak senang dengan penundaan yang diminta tim tamunya.

Dia menyalahkan United karena datang terlambat. Manchester United juga meminta penundaan ketika pertandingan melawan Tottenham Hotspur (10/4/2016) karena mereka terlambat meninggalkan hotel tempat menginap, yang mengakibatkan tim terganggu lalu lintas London.

"Saya sangat kecewa dan para suporter lebih kecewa lagi. Kami punya kereta-kereta api dan bus-bus. Kami punya acara luar biasa setelah pertandingan. Banyak fans tak akan bisa bertahan untuk hal itu," kata Sullivan.

Menurut Sullivan, Man. United seharusnya tiba pukul 4.00 sore waktu setempat. Mereka membuat kesalahan yang sama seperti ketika melawan Spurs. Dia membantah kepada BBC bahwa telah terjadi serangan terhadap pelatih United.

"Ada kepadatan di jalan raya dan mereka mengalami kesulitan membawa masuk pelatih. Ada orang-orang di sekitarnya, tetapi tidak ada serangan kepada pelatih," katanya.

Pertandingan ini selain bermakna historis bagi West Ham juga penting artinya bagi Manchester United. Rooney dkk bisa memastikan tempat di Liga Champions musim depan bila berhasil menang dalam dua partai terakhir, yang salah satunya melawan West Ham. (Suryo Wahono)


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Liga Inggris Jadi Kado Perpisahan Manis buat Fernandinho

Gelar Liga Inggris Jadi Kado Perpisahan Manis buat Fernandinho

Sports
Bikin Stres, Target Emas SEA Games Bukan Hal Mudah bagi Park Hang-seo

Bikin Stres, Target Emas SEA Games Bukan Hal Mudah bagi Park Hang-seo

Liga Indonesia
Berita Foto: Ketika Suporter Sepak Bola Indonesia Pulang ke Stadion...

Berita Foto: Ketika Suporter Sepak Bola Indonesia Pulang ke Stadion...

Liga Indonesia
Batal ke Real Madrid, Mbappe Tetap Bisa Bela Los Blancos sebagai...

Batal ke Real Madrid, Mbappe Tetap Bisa Bela Los Blancos sebagai...

Liga Champions
Menagih 'Utang' Zlatan Ibrahimovic Usai AC Milan Juara Liga Italia

Menagih "Utang" Zlatan Ibrahimovic Usai AC Milan Juara Liga Italia

Liga Italia
Usai Raih Emas SEA Games 2021, Apriyani/Siti Bidik Peringkat Dunia

Usai Raih Emas SEA Games 2021, Apriyani/Siti Bidik Peringkat Dunia

Badminton
AC Milan Juara Liga Italia, Ini 3 Menit Paling Menentukan Menuju Scudetto

AC Milan Juara Liga Italia, Ini 3 Menit Paling Menentukan Menuju Scudetto

Liga Italia
Monza, Klub Milik Duo Eks AC Milan Selangkah Lagi Promosi ke Serie A

Monza, Klub Milik Duo Eks AC Milan Selangkah Lagi Promosi ke Serie A

Liga Italia
Scudetto Inter Direbut Milan, Simone Inzaghi: Rasanya Pahit...

Scudetto Inter Direbut Milan, Simone Inzaghi: Rasanya Pahit...

Liga Italia
Usai Raih Emas SEA Games 2021, Park Hang-seo Bakal Tinggalkan Skuad U23 Vietnam

Usai Raih Emas SEA Games 2021, Park Hang-seo Bakal Tinggalkan Skuad U23 Vietnam

Sports
Bertabur Sejarah di SEA Games 2021, Indonesia Buktikan Peningkatan Kualitas Olahraga

Bertabur Sejarah di SEA Games 2021, Indonesia Buktikan Peningkatan Kualitas Olahraga

Sports
Timnas Basket Indonesia Rebut Emas SEA Games, Momentum Garuda Terbang Lebih Tinggi

Timnas Basket Indonesia Rebut Emas SEA Games, Momentum Garuda Terbang Lebih Tinggi

Sports
AC Milan Juara Liga Italia, Janji Manis Ibrahimovic Jadi Kenyataan

AC Milan Juara Liga Italia, Janji Manis Ibrahimovic Jadi Kenyataan

Liga Italia
AC Milan Juara Liga Italia: Akhir Puasa Scudetto dan Penantian 1976 Hari

AC Milan Juara Liga Italia: Akhir Puasa Scudetto dan Penantian 1976 Hari

Sports
Kipernya Diserang, Steven Gerrard Murka dan Neville Sebut Suporter Man City Konyol

Kipernya Diserang, Steven Gerrard Murka dan Neville Sebut Suporter Man City Konyol

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.