Real Madrid Dilarang Menyerang Secara Sporadis

Kompas.com - 11/04/2016, 19:33 WIB
Gelandang Real Madrid Toni Kroos merayakan keberhasilannya mencetak gol ke gawang Rayo Vallecano, pada pertandingan Primera Division, di Santiago Bernabeu, Madrid, Sabtu (8/11/2014). AFP PHOTO/ JAVIER SORIANOGelandang Real Madrid Toni Kroos merayakan keberhasilannya mencetak gol ke gawang Rayo Vallecano, pada pertandingan Primera Division, di Santiago Bernabeu, Madrid, Sabtu (8/11/2014).
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

MADRID, KOMPAS.com - Gelandang Real Madrid, Toni Kroos, mengimbau rekan-rekan setimnya untuk tidak terlalu sporadis saat menghadapi Wolfsburg pada perempat final kedua Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Selasa (12/4/2016).

Menurut Kroos, Madrid harus memeragakan permainan ofensif untuk meraih kemenangan dengan selisih minimal tiga gol. Syarat tersebut harus dipenuhi supaya Los Blancos melaju ke semifinal.

"Akan tetapi, kami tidak boleh menyerang secara berlebihan dan meninggalkan begitu banyak ruang di belakang," kata Kroos.

Pemain berkebangsaan Jerman tersebut juga menilai, Madrid wajib membukukan clean sheet. Apabila kebobolan satu kali saja, mereka harus membalasnya dengan empat gol.

"Ini membuat tugas kami semakin berat. Kami harus mencetak lebih banyak gol untuk lolos," tutur Kroos.

Bukan perkara mudah bagi Madrid untuk membalikkan ketinggalan dua gol. Mereka tidak pernah melakukannya sepanjang keikutsertaan di Liga Champions.



Sumber Marca
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X