Berlusconi Tidak Jamin Mihajlovic Bertahan

Kompas.com - 15/03/2016, 18:40 WIB
Mantan Perdana Menteri Italia sekaligus Presiden AC Milan, Silvio Berlusconi, menikmati perjalanan kereta api dari Roma ke Milan, Kamis (29/12/2012). AFP/LIVIO ANTICOLIMantan Perdana Menteri Italia sekaligus Presiden AC Milan, Silvio Berlusconi, menikmati perjalanan kereta api dari Roma ke Milan, Kamis (29/12/2012).
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

MILAN, KOMPAS.com - Presiden AC Milan Silvio Berlusconi tidak memberikan jaminan terkait masa depan pelatih Sinisa Mihajlovic. Menurut Berlusconi, manajemen akan mengevaluasi pria asal Serbia tersebut pada akhir musim.

Dilaporkan La Gazzetta dello Sport, hubungan Berlusconi dan Mihajlovic merenggang karena hasil minor yang dialami I Rossoneri. Milan kalah 0-2 dari Sassuolo, Minggu (6/3/2016)dan imbang 0-0 dengan Chievo Verona, satu pekan berselang.

Berlusconi bahkan disebut bersiap mendepak Mihajlovic sebelum musim berakhir. Namun, rumor pemecatan pelatih coba diredam oleh mantan Perdana Menteri Italia tersebut.

"Terlalu prematur untuk membicarakan itu sekarang. Masa depan Mihajlovic akan bergantung pada hasil sisa musim," kata Berlusconi.

Komentar Berlusconi tidak lantas menenangkan Mihajlovic. Sebab, Milan masih jauh dari target yang dicanangkan sejak awal musim, yaitu posisi tiga besar,

Milan tertahan di posisi keenam dengan koleksi 48 poin dari 29 pertandingan. Ada selisih sebelas angka dengan AS Roma selaku penghuni peringkat ketiga.

Juara Chievo 0-0 AC Milan: Donnarumma Cedera



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X