Prediksi Liga Inggris: The Lonely One

Kompas.com - 31/10/2015, 08:01 WIB
Jose Mourinho (kiri) sedang berbincang dengan Juergen Klopp saat laga semifinal Liga Champions antara Borussia Dortmund dan Real Madrid di Stadion Signal Iduna Park, 24 April 2013. PATRIK STOLLARZ/AFPJose Mourinho (kiri) sedang berbincang dengan Juergen Klopp saat laga semifinal Liga Champions antara Borussia Dortmund dan Real Madrid di Stadion Signal Iduna Park, 24 April 2013.
EditorJalu Wisnu Wirajati


Oleh: Gita Suwondo (beIN SPORTS Football Expert) 

KOMPAS.com - Laga jam makan siang Sabtu ini di Stamford Bridge yang merupakan menu pembuka minggu ke 11 Barclays Premier League musim 2015-16, sebenarnya akan merupakan sebuah big match yang layak ditunggu dari sisi kualitas. Gambaran bagaimana duel Chelsea vs Liverpool dalam dua musim terakhir selalu menyajikan apa yang disebut dalam istIlah sepak bola sebagai laga yang “sempurna”. Laga yang meiliki kualitas pertandingan, ketegangan hasil akhir dan yang terpenting drama baik negatif maupun positif.

Penghujung musim 2013-14 terpelesetnya kapten The Reds, Steven Gerrard adalah highlght negatif dar sisi Liverpool yang dianggap sebagai asal dari malapetaka kekalahan mereka dari Chelsea di Anfield, sehinga gagal mempertahankan posisi puncak klasemen dari kejaran Manchester City, yang kemudian menjadi juara Premier League.

Musim lalu pada bulan Mei 2015 dalam laga di Stamford Bridge, hasil imbang memastikan The Blues menjadi juara. Hasil yang memang sudah diduga tapi tetap dalam ucapan khasnya yang penuh sarkasme, Jose Mourinho mengatakan bahwa Liverpool-lah yang memberikan gelar bagi Chelsea.

Bicara Mourinho, jika musim ini kita kesulitan melihat sisi kualitas dari sosok asal Portugal ini, baik dari dalam dirinya maupun pasukannya, setidaknya ada sisi kontroversial yang masih bisa diharapkan dapat kita lihat dari laga super big match minggu ke-11 ini.

Terutama dari sisi duel The Special One dengan sosok yang tidak kalah kontroversialnya dari kubu tamu. The Normal One, Juergen Klopp. Pendatang baru di sepak bola Inggris ini, setelah tiga kali gagal memberikan kemenangan bagi James Milner dkk, dengan bermain imbang menghadapi Tottenham Hotspur dan Southampton dan Rubin Kazan di Liga Europa, pertengahan minggu mencatat kemenangan perdananya dengan menyingkirkan AFC Bournemouth di lanjutan Piala Liga.

Kontras dengan rentetan hasil buruk Jose Mourinho yang tersingkir di Brittania ketika kalah adu penalti dengan Stoke City di putaran keempat piala liga. Hasil yang semakin membuat tekanan ada pada pundak manejer yang telah tiga kali memberikan gelar juara liga bagi Chelsea ini. Hasil yang membuat dirinya memasuki zona “The Lonely One". Jauh dari hasil indah, jauh dari kepercayaan diri dari para pemainnya dan pasti jauh dari kepercayaan sang pemilik Roman Abramovich.

Tak pelak, hasil spesial harus dibukukan The Special One saat menjamu The Normal One. Normalnya hasil laga ini akan untuk kemenangan Chelsea. Tapi dengan situasi yang tidak normal sekarang, dituntut motivasi Mou terhadap “hilangnya” dua kunci utama permainan Chelsea, Cesc Fabregas di posisi gelandang jangkar dan Eden Hazard di posisi gelandang serang untuk mengangkat permainan tim.

Sejauh musim berjalan, Hazard baru menciptakan 2 asist dan Fabregas baru menghasilkan 1 asist di liga, Tanpa satu golpun kecuali tendangan Hazard yang berbelok arah ketika menghadapi Arsenal sehingga dianggap sebagai gol bunuh diri ketika itu.

Dari laga melawan Arsenal, yang merupakan satu satunya laga kala Chelsea dianggap bermain baik musim ini ada pelajaran yang bisa diambil oleh Klopp. Tetap jangan tidak menganggap Chelsea, justru ketika The Blues tengah dalam tekanan. Pragmatisme ala Mou bisa berimbas ketika dirinya tidak dianggap, dengan strategi segala cara.

Kontroversi ala Diego Costa terhadap Gabriel Paulsta di Stamford Bridge bulan lalu, bisa terulang terhadap punggawa punggawa Liverpool siapapun, terutama Martin Skrtel yang biasanya temparamental.

Dari sisi daya gedor juga sebenarnya laga ini agak menguntungkan tuan rumah. Kehebatan Liverpool di lini depan tidak sehebat lawan lawan lainnya yang sudah mengalahkan Chesea musim ini. Artinya dengan Christian Benteke sekalipun yang sudah sembuh dari cedera, daya gedor The Reds masih minim.

Gol tunggal ke gawang Bournemouth di Piala Liga juga datang dari bek kanan Nathaniel Clyne. Yang harus diwaspadai justru adalah Roberto Firmino jika gelandang serang ini diturunkan oleh Klopp seperti halnya di Piala Liga. Diturunkan sejak awal, gelandang asal Brasil ini jadi man of the match dengan 92 % umpan akurat dan 2 tendangan ke arah gawang serta 1 asist.

Jenis pemain yang jika kembali ke permainan terbaiknya seperti saat mengalahkan AFC Bournemouth akan merepotkan Chelsea yang musim ini sangat rentan terhadap pemain kreatif.

Namun, jika mampu menghentikan Firmino – yang selalu jadi sasaran pujian Klopp ketika masih di Hoffenheim - dan Coutinho, peluang Chelsea besar untuk kembali membukukan kemenangan, seperti saat mengalahkan Arsenal usai dua kali kalah dari Crystal Palace dan Everton sebelumnya.

Situasi mengalahkan The Normal One-lah yang harus dilakukan oleh Mou untuk mengambalikan kepercayaan sang pemilik dan para pemain sekaligus menjadikan The Lonely One kembali menjadi The Special One.

CHELSEA 55 – 45 LIVERPOOL ( beINSPorts 3, Sabtu 31 Okt – 19:45 WIB )
CRYSTAL PALACE 45 – 55 MANCHESTER UNITED
MANCHESTER CITY 65 – 35 NORWICH CITY ( beINSports 1, 31 Okt – 22:00 WIB)
NEWCASTLE UNITED 50 – 50 STOKE CITY
SWANSEA CITY 50 – 50 ARSENAL
WATFORD 50 – 50 WEST HAM UNITED
WBA 45 – 55 LEICESTER CITY
EVERTON 60 – 40 SUNDERLAND ( beINSports 3, 1 Nov – 21:00 WIB )
SOUTHAMPTON 60 – 40 AFC BOURNEMOUTH ( beINSPorts 1, 1 Nov – 23:00 WIB )
TOTTENHAM HOTSPUR 60 – 40 ASTON VILLA

 

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X