Kompas.com - 06/01/2015, 19:57 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorJosephus Primus


YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Meski telah menetapkan tersangka pada 2013 lalu, hingga awal tahun 2015 ini Kejaksaan Tinggi DIY belum juga melimpahkan berkas kasus korupsi Dana Hibah Persiba Bantul hingga Rp.12,5 miliar yang menyeret mantan Bupati sekaligus Politisi PDIP, Idham Samawi ini. Sampai kini, kasus ini terbilang masih "menggantung". 

Diakui Kepala Kejati DIY, Louke Larasati, kasus korupsi hibah Persiba Bantul membutuhkan waktu. Sebab bisa dikatakan cukup rumit. " Inginnya kita cepat dilimpahkan, tapi tidak semudah itu," ujar Kepala Kejati DIY, Louke Larasati, Selasa (6/1/2015).

Lebih lanjut, Louke mengungkapkan, tidak semua kasus korupsi bisa disamakan alias bisa diselesaikan dengan mudah dan cepat. Penanganan kasus tindak pidana korupsi ada yang sulit dan rumit. " Kasus hibah Persiba ini membutuhkan waktu penanganan yang panjang," tuturnya.

Salah satu kendala, ketika pihaknya meminta perhitungan keuangan negara pada Januari, data baru diperoleh pada  September. Itu sudah memakan waktu cukup lama. " Kendala itu jelas ada. Karena itu butuh waktu untuk menyelesaikanya, keinginan kita sama, bisa segera di limpahkan," ucapnya.

Sementara itu, Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati DIY, Azwar mengatakan perkembangan dari penanganan kasus korupsi dana hibah Persiba Bantul saat ini sudah ada dua nama tersangka baru. " Kita pelajari dulu, lalu kalau sudah kita limpahkan ke pengadilan," pungkasnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.