Kompas.com - 02/01/2015, 05:45 WIB
|
EditorTjatur Wiharyo
LONDON, KOMPAS.com - Kekalahan Chelsea 3-5 dari Tottenham Hotspur, Kamis (1/1/2015), merupakan hasil memalukan yang jarang diterima Manajer Jose Mourinho. Untuk kedua kalinya, tim asuhan Mourinho harus kebobolan lima gol dalam sebuah pertandingan.

Sepanjang karier menjadi pelatih sebelum kekalahan dari Tottenham, Mourinho hanya sekali merasakan anak-anak asuhannya kebobolan lima gol. Momen tersebut terjadi saat Mourinho menangani Real Madrid dan kalah 0-5 dari Barcelona pada 29 November 2010.

Empat tahun berselang, kejadian itu terjadi kembali. Para pemain Tottenham memborbardir lini pertahanan Chelsea yang terkenal kokoh di bawah asuhan Mourinho.

Gol-gol bagi Tottenham dicetak oleh Harry Kane (30 dan 52), Danny Rose (44), Andros Townsend (45+4 penalti), dan Nacer Chadli (78). Sementara gol-gol Chelsea dilesakkan Diego Costa (18), Eden Hazard (61) dan John Terry (87).

Sementara itu, bagi Chelsea, kebobolan lima gol ini menjadi yang ketiga kalinya sejak era Premier League digelar. Sebelumnya, Chelsea pernah kalah 1-5 dari Liverpool pada 1996 dan 3-5 dari Arsenal pada 2011. Saat itu, Chelsea ditangani Ruud Gullit (1996) dan Andre Villas-Boas (2011).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber OptaJoe
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.