4 Ulah Kontroversial Luis Suarez

Kompas.com - 27/06/2014, 14:11 WIB
AFP Sriker Uruguay, Luis Suarez, seusai beradu kontak dengan bek Italia, Giorgio Chiellini, dalam laga terakhir Grup D Piala Dunia 2014 di Estadio Das Dunas, Selasa (24/6/2014).
KOMPAS.com - FIFA resmi menjatuhkan sanksi larangan bermain kepada penyerang Uruguay, Luis Suarez, atas tindakannya menggigit bek Italia, Giorgio Chiellini. Sanksi itu berupa larangan tampil di ajang internasional selama sembilan pertandingan dan denda Rp 1,4 miliar.

Kebiasaan menggigit lawan main ini bukan pertama kali dilakukan Suarez. Striker Uruguay ini juga pernah menggigit lengan pemain Chelsea, Ivanovic, pada 21 April 2013 lalu.

Berikut empat kelakuan aneh Luis Suarez, seperti dikutip dari AFP:

1. Suarez dijuluki "kanibal dari Ajax" setelah menggigit bahu pemain PSV Einhoven Otman Bakkal pada sebuah laga Liga Belanda November 2010. Wasit tidak melihat insiden itu namun Suarez kemudian dikenai larangan tujuh pertandingan.

2. Pada April 2013, Suarez menggigit lengan pemain Chelsea Branislav Ivanovic dalam sebuah laga Liga Premier untuk Liverpool. Dia dikenai larangan bermain pada 10 pertandingan.

3. Suarez melontarkan komentar rasial kepada pemain Manchester United Patrice Evra pada sebuah pertandingan liga Oktober 2011. Suarez menegaskan komentar itu biasa diungkapkan di Uruguay.

FA lalu menghukumnya dilarang delapan pertandingan dan denda 40.000 poundsterling. Dia menolak berjabat tangan dengan Evra ketika keduanya kemudian bertemu musim itu.

4. Suarez sengaja menghentikan bola tepat di garis gawang dengan tangannya saat melawan Ghana sehingga pertandingan terpaksa dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu pada perempat final Piala Dunia 2010.

Dia dikartumerahkan wasit namun penalti Asamoah Gyan gagal dan Ghana kalah dalam adu penalti. "Saya membuat penyelamatan di turnamen itu," seloroh Suarez usai pertandingan itu.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorReza Wahyudi
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X