Kompas.com - 05/06/2014, 12:39 WIB
Dilma Rousseff mengatakan gangguan persiapan biasa terjadi di banyak negara. BBCDilma Rousseff mengatakan gangguan persiapan biasa terjadi di banyak negara.
EditorReza Wahyudi
Presiden Brasil, Dilma Rousseff, membela keputusan negaranya menggelar Piala Dunia yang resmi dibuka di Sao Paulo, pekan depan.

Saat berbicara kepada para wartawan asing, Presiden Rousseff menegaskan bahwa kejuaraan ini akan berjalan sukses meski muncul kecaman, baik dari dalam maupun luar negeri, terkait dengan keterlambatan selesainya pembangunan stadion dan prasarana lain.

"Permasalahan-permasahan seperti ini juga terjadi di negara-negara lain," kata Presiden Rousseff.

Ia mengakui tingginya biaya penyelenggaraan, namun mengatakan bahwa akan ada banyak manfaat dari Piala Dunia ini.

Aksi-aksi unjuk rasa menentang tingginya ongkos penyelenggaraan Piala Dunia sudah terjadi dan diperkirakan akan marak ketika turnamen ini digelar.

Rousseff mengatakan demonstrasi adalah bagian dari demokrasi dan akan diizinkan sepanjang dilakukan secara damai.

"Kami menjamin keamanan warga," kata Rousseff.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun ia juga menyatakan bahwa aksi protes ini tidak akan dibiarkan mengganggu turnamen.

Tambahan ribuan tentara dan polisi dikerahkan di seluruh Brasil saat berlangsung Piala Dunia.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.