Kompas.com - 25/05/2014, 20:56 WIB
Pemain Indonesia sebelum pertandingan melawan Laos pada kualifikasi Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (8/10/2013). Tampak di belakang penonton terbilang sepi. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOPemain Indonesia sebelum pertandingan melawan Laos pada kualifikasi Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (8/10/2013). Tampak di belakang penonton terbilang sepi.
Penulis Ary Wibowo
|
EditorAry Wibowo
SLEMAN, KOMPAS.com - Tim nasional Indonesia U-19 gagal kembali meraih kemenangan atas Yaman U-19 setelah hanya bermain imbang 1-1 pada laga uji coba kedua di Stadion Maguwuharjo, Sleman, Minggu (25/5/2014).

Pada pertandingan uji coba pertama, Jumat (23/5/2014), Indonesia berhasil menang tiga gol tanpa balas. Kemenangan Indonesia pada laga itu ditentukan oleh gol Muchlis Hadi, Hansamu Yama Pranata dan Septian David Maulana.

Kali ini, Indonesia padahal mampu unggul lebih dulu melalui gol Hendra Sandi Gunawan dari titik putih pada menit ke-58. Gol itu diciptakannya setelah Indonesia mendapat hadiah penalti karena salah satu bek Yaman melakukan handsball di kotak terlarang.

Pelatih Indonesia, Indra Sjafri melakukan perombakan skuad pada pertandingan ini. Mayoritas penggawa yang diturunkan pelatih asal Sumatera Barat itu adalah pemain yang lebih sering duduk di bangku cadangan.

Meski begitu, sepanjang pertandingan, para pemain Indonesia terlihat masih mampu menguasai tempo permainan. Sementara itu, Yaman mencoba bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik.

Kesulitan menembus pertahanan Yaman, Indonesia beberapa kali mencoba melepaskan tendangan spekulasi dari luar kotak penalti. Cara itu hampir membuahkan hasil jika bola tendangan keras Ichsan Kurniawan tidak menyamping tipis di sisi kanan gawang Yaman pada menit ke-38.

Memainkan tim lapis kedua membuat serangan Indonesia kurang maksimal. Sementara itu, Yaman yang mencoba keluar tekanan pada menit-menit akhir juga kesulitan menembus pertahanan Indonesia.

Selepas turun minum, pertandingan sempat dihentikan selama beberapa menit setelah para ofisial Yaman memprotes keputusan wasit terkait handsball yang berujung gol Hendra. Namun, setelah beradu argumentasi dengan wasit, akhirnya laga kembali dilanjutkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada menit ke-76, Miftahul Hamdi melakukan kesalahan di kotak penalti Indonesia. Ia dianggap wasit mengangkat kaki terlalu tinggi saat ingin memotong bola umpan tendangan pojok Yaman. Wasit kemudian menunjuk titik putih.

Kesempatan itu tidak disia-siakan Osama Ahmed yang menjadi eksekutor. Dengan tenang, ia menyarangkan bola ke pojok kanan gawang, mengecoh kiper Awan Setho Raharjo yang justru bergerak ke arah kiri.

Memasuki 10 menit terakhir, kedua tim mencoba untuk kembali mencetak gol. Akan tetapi, sejumlah peluang yang diperoleh mereka tidak dapat dikonversikan menjadi gol. Skor 1-1 pun tetap bertahan hingga laga usai.

Indonesia U-19: Awan Setho Raharjo, Febly Gushendra, Mahdi Fajri, Sahrul Kurniawan, Bagas Adi, Hendra Sand, Al-Qomar (Irfandi Zein 61), Ichsan Kurniawan, Miftahul Hamdi, David Maulana, Martinus Novianto

Yaman U-19: Ebrahim Thawab, Mugabed Abdo, Abdulullah Mahdi, Ali A Haddad, Hezam Anbar, Ali Al Dani, Ahmed Abdulhakim, Abdarahman Esmail, Mohammed Gamal, Akram Najib, Ali Abdullah.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketum PSSI Berterima Kasih kepada Menpora Zainudin Amali

Ketum PSSI Berterima Kasih kepada Menpora Zainudin Amali

Liga Indonesia
Link Live Streaming Indonesia Vs Kamboja Piala AFF Hari Ini, Waspada Garuda!

Link Live Streaming Indonesia Vs Kamboja Piala AFF Hari Ini, Waspada Garuda!

Liga Indonesia
Xavi Sebut Tujuan Barcelona Juara Liga Champions

Xavi Sebut Tujuan Barcelona Juara Liga Champions

Liga Champions
Skuad Myanmar di Piala AFF 2020

Skuad Myanmar di Piala AFF 2020

Sports
Bendera Merah Putih Dilarang Berkibar di Piala AFF 2020, Ini Penggantinya

Bendera Merah Putih Dilarang Berkibar di Piala AFF 2020, Ini Penggantinya

Liga Indonesia
Peningkatan Agresivitas di Paruh Kedua, Jadi Kunci Kemenangan Persebaya atas Persib

Peningkatan Agresivitas di Paruh Kedua, Jadi Kunci Kemenangan Persebaya atas Persib

Liga Indonesia
Mbappe Sebut Lionel Messi Pemain Terbaik Dunia

Mbappe Sebut Lionel Messi Pemain Terbaik Dunia

Liga Champions
Jelang Undian Babak 16 Besar Liga Champions: Duel Messi Vs Ronaldo Lagi?

Jelang Undian Babak 16 Besar Liga Champions: Duel Messi Vs Ronaldo Lagi?

Sports
Jadi Bintang Kemenangan Persebaya atas Persib, Marukawa Enggan Jemawa

Jadi Bintang Kemenangan Persebaya atas Persib, Marukawa Enggan Jemawa

Liga Indonesia
Deja Vu Blaugrana dan Xavi Usai Gagal Melaju ke 16 Besar Liga Champions

Deja Vu Blaugrana dan Xavi Usai Gagal Melaju ke 16 Besar Liga Champions

Liga Champions
Profil Zidane Iqbal, Pengukir Catatan Bersejarah bagi Man United di Liga Champions

Profil Zidane Iqbal, Pengukir Catatan Bersejarah bagi Man United di Liga Champions

Sports
Jadwal Liga 1 2020: Persikabo Vs Persiraja, Bali United Vs Madura United

Jadwal Liga 1 2020: Persikabo Vs Persiraja, Bali United Vs Madura United

Liga Indonesia
Kunci Keberhasilan Persebaya Tak Terkalahkan dalam 10 Laga Beruntun

Kunci Keberhasilan Persebaya Tak Terkalahkan dalam 10 Laga Beruntun

Liga Indonesia
Dihancurkan Persebaya, Pelatih Persib Kecewa Berat

Dihancurkan Persebaya, Pelatih Persib Kecewa Berat

Liga Indonesia
Kapan Terakhir Kali Benfica Lolos ke Babak 16 Besar Liga Champions?

Kapan Terakhir Kali Benfica Lolos ke Babak 16 Besar Liga Champions?

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.