Gareth Bale: Aku Semakin Bagus di Madrid

Kompas.com - 02/05/2014, 01:34 WIB
Penyerang Real Madrid, Gareth Bale, pada leg kedua semifinal liga Champions melawan Bayern Muenchen, di Allianz Arena, Selasa (29/4/2014). ODD ANDERSEN / AFPPenyerang Real Madrid, Gareth Bale, pada leg kedua semifinal liga Champions melawan Bayern Muenchen, di Allianz Arena, Selasa (29/4/2014).
EditorTjatur Wiharyo
MADRID, KOMPAS.com — Penyerang Real Madrid, Gareth Bale, mengaku berusaha fokus pada sepak bola, bukan pada nilai transfernya dari Tottenham Hotspur pada September 2013. Menurut Bale, ia telah berkembang dan beradaptasi dengan baik di Madrid.

"Aku sungguh berpikir soal perjalanan karierku. Tidak mengikuti sesi pramusim berdampak sangat besar bagiku. Aku tak menyadari pentingnya sesi pramusim sampai aku bergabung dengan Madrid," aku Bale.

"Aku mengalami proses penyesuaian diri, yang menurutku, semua orang bisa memahaminya. Namun, aku betul-betul bisa menikmati (keberadaanku di sini) setelah Natal, saat aku mencapai level kebugaran prima dan bermain dengan baik."

"Aku berusaha tidak berpikir soal nilai transfer. Aku datang ke Madrid untuk bermain sepak bola, dan aku menikmatinya. Jika aku berpikir (soal sepak bola) dan mengabaikan hal lainnya, aku tahu akan bermain dengan baik," tuturnya.

Nilai transfer Bale ke Madrid diperkirakan mencapai 86 juta poundsterling atau sekitar Rp 1,7 triliun. Dengan nilai transfer sebesar itu, Bale menjadi pesepak bola termahal di dunia.

Nilai transfer itu juga yang membuat Bale dikritik ketika tidak mencetak gol atau tidak tampil prima. Sebagai catatan, selama di Madrid, ia setidaknya tiga kali absen karena masalah otot.

Namun, Bale kini telah menjadi salah satu senjata mematikan Madrid. Ia memiliki orientasi kepada tim, tetapi juga bisa mengambil keputusan untuk menentukan hasil pertandingan dengan kualitas individunya.

Hal itu tampak dari penampilannya pada final Copa del Rey melawan Barcelona, di Mestalla, 16 April 2014. Ia mencetak gol yang menentukan kemenangan Madrid 2-1, setelah mengecoh Marc Bartra.

Ia juga membuktikan diri sebagai pemain yang berorientasi kepada tim pada leg kedua semifinal Liga Champions melawan Bayern Muenchen, di Allianz Arena, 29 April 2014, yang berakhir 4-0 (agregat 5-0) untuk Madrid.

Dalam sebuah serangan balik, Bale mendapatkan peluang untuk mencetak gol. Namun, ketika berhadapan dengan kiper Manuel Neuer, ia memilih mengumpankan bola kepada Cristiano Ronaldo. Ronaldo mengubah umpan itu menjadi gol ketiga Madrid.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Sky Sports
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X