Ditahan Sunderland, City Buang Peluang Kejar Chelsea dan Liverpool

Kompas.com - 17/04/2014, 03:52 WIB
Striker Sunderland, Connor Wickham (kanan), mencetak gol ke gawang Manchester City dalam lanjutan Premier League di Etihad Stadium, Rabu (16/4/2014) AFP / ANDREW YATESStriker Sunderland, Connor Wickham (kanan), mencetak gol ke gawang Manchester City dalam lanjutan Premier League di Etihad Stadium, Rabu (16/4/2014)
|
EditorAloysius Gonsaga AE
MANCHESTER, Kompas.com -- Manchester City gagal menuai poin penuh ketika menjamu tim juru kunci, Sunderland, dalam lanjutan Premier League di Etihad Stadium, Rabu (16/4/2014). The Citizens hanya mampu meraih satu poin, menyusul hasil imbang 2-2.

Hanya mendapatkan satu poin di laga ini tentu saja sangat merugikan bagi City, dalam usahanya mengejar Liverpool di puncak klasemen sementara. Pasalnya, mereka kini tertinggal enam poin dari The Reds, meskipun masih menyimpan satu pertandingan. City pun untuk sementara tertinggal empat poin dari Chelsea di peringkat kedua.

Dengan kondisi sekarang, peluang City menjuarai Premier League menjadi agak kecil lantaran nasib mereka ikut ditentukan oleh hasil pertandingan lain. Dengan hanya tersisa empat pertandingan, tim besutan Manuel Pellegrini ini harus selalu menang sambil berharap Liverpool dan Chelsea tergelincir di pekan-pekan ke depan.

City masih bisa mengambil keuntungan ketika Liverpool dan Chelsea saling membunuh pada pekan ke-36, Minggu (17/4/2014). Dengan asumsi selalu menang, City hanya berharap laga antara dua tim peringkat teratas itu berakhir imbang. Akan tetapi jika salah satu tim tersebut bisa meraih kemenangan, maka pupuslah harapan David Silva dan kawan-kawan untuk merengkuh gelar.

Bemain di depan publiknya, City langsung menggebrak dan hasilnya pun diperoleh pada menit kedua setelah Fernandinho membobol gawang Sunderland yang dikawal Vito Mannone. Keunggulan 1-0 bertahan sampai turun minum.

Di babak kedua, City justru dalam kondisi tertekan setelah Connor Wickham dua kali menjebol gawang Joe Hart pada menit ke-73 dan 83. Sayang, Sunderland, yang kini berada di dasar klasemen tak mampu mempertahankan keunggulannya karena dua menit menjelang laga usai Samir Nasri bisa mencetak gol penyama. Skor 2-2 bertahan sampai laga usai.

Tambahan satu angka ini tak terlalu banyak membantu Sunderland karena mereka baru mengumpulkan total 26 poin. Mereka tertinggal enam angka dari Norwich City yang menempati urutan terakhir zona bebas degradasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wawancara Eksklusif Ciryl Gane, Jelaskan Versi 3.0 Dirinya Jelang Mega Duel Kontra Alexander Volkov

Wawancara Eksklusif Ciryl Gane, Jelaskan Versi 3.0 Dirinya Jelang Mega Duel Kontra Alexander Volkov

Sports
Tim Bulu Tangkis Indonesia Bertolak Lebih Dulu ke Olimpiade Tokyo

Tim Bulu Tangkis Indonesia Bertolak Lebih Dulu ke Olimpiade Tokyo

Sports
Persiapan Persib Tak Terpengaruh dengan Rencana Dimajukannya Liga 1

Persiapan Persib Tak Terpengaruh dengan Rencana Dimajukannya Liga 1

Liga Indonesia
Ini Syarat Kehadiran Atlet di Perkampungan Olimpiade Tokyo

Ini Syarat Kehadiran Atlet di Perkampungan Olimpiade Tokyo

Sports
Live Match (Link Live Streaming) Slovakia Vs Spanyol, Kickoff 23.00 WIB

Live Match (Link Live Streaming) Slovakia Vs Spanyol, Kickoff 23.00 WIB

Internasional
Live Match (Link Live Streaming) Swedia Vs Polandia, Kickoff 23.00 WIB

Live Match (Link Live Streaming) Swedia Vs Polandia, Kickoff 23.00 WIB

Internasional
Kisah Pelajar Indonesia di London, Termotivasi Euro 2020

Kisah Pelajar Indonesia di London, Termotivasi Euro 2020

Internasional
Kehilangan Marc Klok Jelang Liga 1, Presiden Persija Kalem

Kehilangan Marc Klok Jelang Liga 1, Presiden Persija Kalem

Liga Indonesia
Kenapa Badan Pelari Harus Condong ke Depan Saat Mencapai Garis Finis?

Kenapa Badan Pelari Harus Condong ke Depan Saat Mencapai Garis Finis?

Sports
Hakan Calhanoglu Kembali Membangun Tembok Rivalitas

Hakan Calhanoglu Kembali Membangun Tembok Rivalitas

Liga Italia
Portugal Vs Perancis, Les Bleus Tak Berambisi Singkirkan Ronaldo dkk

Portugal Vs Perancis, Les Bleus Tak Berambisi Singkirkan Ronaldo dkk

Internasional
Penonton Langsung Semifinal dan Final Euro 2020 Harus Punya Modal Ini

Penonton Langsung Semifinal dan Final Euro 2020 Harus Punya Modal Ini

Internasional
Hal-hal yang Dianggap Tidak Sah dalam Lari Jarak Pendek

Hal-hal yang Dianggap Tidak Sah dalam Lari Jarak Pendek

Sports
Perjalanan Karier Marc Klok, Gelandang Naturalisasi yang Resmi Tinggalkan Persija

Perjalanan Karier Marc Klok, Gelandang Naturalisasi yang Resmi Tinggalkan Persija

Sports
Portugal Vs Perancis - Head to Head dan Sejarah Pertemuan Kedua Tim

Portugal Vs Perancis - Head to Head dan Sejarah Pertemuan Kedua Tim

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X