Kompas.com - 26/06/2013, 16:36 WIB
Indonesia Super League (ISL) Indonesia Super League (ISL)
Penulis Ary Wibowo
|
EditorAloysius Gonsaga AE
JAKARTA, KOMPAS.com - Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, berharap agar pertandingan yang dijadwal ulang kontra Persija Jakarta digelar di luar pulau Jawa. Menurutnya, hal tersebut harus dilakukan agar meminimalisir bentrokan antarsuporter kedua belah kubu.

PT Liga Indonesia memutuskan untuk menunda pertandingan Persija dan Persib hingga 28 Agustus 2013. Namun, untuk tempat perhelatan pertandingan tersebut belum ditentukan karena masih dikoordinasikan oleh PT LI dan Persija, yang berstatus sebagai tuan rumah.

"Tidak mungkin (digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno). Kita bermain di tempat netral saja, di luar Pulau Jawa," ujar Umuh kepada wartawan seusai mengadakan pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, di Kemenpora, Jakarta, Rabu (26/6/2013).

Pengunduran jadwal laga Persija dan Persib terjadi karena bus yang ditumpangi pemain dan ofisial skuad Maung Bandung mendapat lemparan batu dari gerombolan orang saat keluar dari Hotel Kartika Chandra, tempat tim Maung Bandung menginap. Pihak yang tidak bertanggung jawab tersebut diduga merupakan suporter Persija.

Mendapatkan intimidasi saat akan menuju ke Stadion Utama Gelora Bung Karno, manajemen Persib langsung memutuskan menyelamatkan diri dengan memasuki tol. Beberapa bagian bus pun rusak karena dilempar batu dan bom molotov, seperti yang disampaikan oleh beberapa ofisial Persib.

Menurut Umuh, jika pertandingan tersebut tetap digelar di Jakarta atau Pulau Jawa potensi keributan antarsuporter Persija dan Persib bisa kembali muncul. Karena itu, ia menilai, sebaiknya laga itu dihelat di tempat netral.

"Kalau masih di Pulau Jawa nanti dua-duanya ketemu lagi, bentrok lagi. Itu bahaya. Itu di luar Jawa harus didiskusikan. Ini masalah keamanan. Nanti kalau The Jakmania dan Viking ketemu, nanti ada masalah lagi," kata Umuh.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X