Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Ancelotti: Satu Stadion Bertindak Rasis, Teriak "Monyet, Monyet, Monyet"

KOMPAS.com - Real Madrid harus menelan kekalahan 0-1 kala melawat ke kandang Valencia, Stadion Mestalla, dalam lanjutan pekan ke-35 Liga Spanyol

Valencia menang berkat gol semata wayang dari pemain 20 tahun, Diego Lopez pada menit ke-33. Namun, perkara yang dialami Real Madrid saat ini bukanlah berfokus pada kekalahan dari Los Che.

Penyerang sayap kiri Los Blancos, Vinicius Jr, mengalami perlakuan tidak menyenangkan berupa hinaan rasis selama bertanding di kandang Valencia tersebut.

Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti memberikan tanggapan atas insiden yang dialami oleh Vini Jr.

Menurutnya, tindakan fan Valencia tidak dapat dimaafkan dan LaLiga memiliki permasalahan yang kompleks terkait dengan rasisme.

"Saya berbicara kepadanya (Vini Jr) ketika pertandingan karena suasana di sana sangatlah panas dan memburuk. Saya sempat bertanya apakah dia ingin melanjutkan pertandingan," ujar Ancelotti, dilansir dari Marca.

"Hal ini tidak pernah terjadi pada saya, bukan seperti itu. Hal ini sudah tidak dapat dimaafkan dan LaLiga memiliki masalah, bukan Vinicius. Dia adalah korbannya," ucap pelatih asal Italia tersebut.

Menurutnya, permainan seharusnya tidak dapat dilanjutkan karena suasana stadion yang sangat buruk. Chant dan ujaran rasisme terdengar jelas di Mestalla.

"Apa yang seharusnya dilakukan? Anda tidak dapat bermain sepak bola dalam kondisi seperti itu. Saya juga akan mengatakan hal yang sama jika kami menang. Ini adalah hal yang sangat serius."

"Mereka menghina Vinicius Jr sepanjang waktu dan mereka (wasit) kemudian memberinya kartu merah."

"Saya sangat sedih, ini adalah liga dengan tim-tim hebat tetapi kami harus segera menyingkirkan masalah ini (rasisme). Kami berada di tahun 2023!" kata eks pelatih AC Milan tersebut.

Ancelotti juga memberikan kritik kepada wasit yang bertugas, Ricardo de Burgos Bengoetxea.

"Anda melakukan komplain dan lihat apa yang terjadi. Tidak ada. Solusinya adalah dengan menghentikan pertandingan."

"Ini tidak bisa berlanjut. Dia (Vini Jr) adalah pemain yang paling banyak menerima pelanggaran dari lawan dan hinaan dari fan tuan rumah."

"Dengan kartu merah yang diberikan, seluruh stadion meneriakkan monyet, monyet, monyet. Saya sangat sedih untuknya," tutur Ancelotti dikutip dari Marca.

Pelatih yang juga pernah menukangi Chelsea dan Paris Saint-Germain tersebut menyebutkan bahwa perilaku agresif dari Vini saat bertengkar dengan beberapa pemain Valencia merupakan sebuah upaya untuk membebaskan diri.

"Dia hanyalah berusaha untuk membebaskan dirinya sendiri. Dia sedih karena yang dia ingin lakukan hanyalah bermain sepak bola. Dia tidak marah, hanya sedih saja."

"Itu bukan hanya tentang satu orang yang menjadi gila. Itu tentang seisi stadion yang gila. Saya belum pernah melihat seluruh isi stadion membuat penghinaan rasis," tutur eks peracik taktik Napoli dan Everton tersebut.

https://bola.kompas.com/read/2023/05/22/13000028/ancelotti--satu-stadion-bertindak-rasis-teriak-monyet-monyet-monyet-

Terkini Lainnya

Kapolri Resmikan Komite Olahraga Polri

Kapolri Resmikan Komite Olahraga Polri

Sports
Kualifikasi Piala Dunia 2026: STY Beri Peringatan Terkait Kartu Kuning

Kualifikasi Piala Dunia 2026: STY Beri Peringatan Terkait Kartu Kuning

Timnas Indonesia
Ungkapan Saling Support Bomber Persib DDS-Ciro, Jadi 11 Pemain Terbaik APPI

Ungkapan Saling Support Bomber Persib DDS-Ciro, Jadi 11 Pemain Terbaik APPI

Liga Indonesia
Kualifikasi Piala Dunia 2026: Perketat Pengamanan Hotel Tempat Timnas Menginap

Kualifikasi Piala Dunia 2026: Perketat Pengamanan Hotel Tempat Timnas Menginap

Timnas Indonesia
Aston Villa Perpanjang Kontrak Unai Emery

Aston Villa Perpanjang Kontrak Unai Emery

Liga Inggris
Martial Ucap Selamat Tinggal ke Man United: Emosional, MU Selalu di Hati

Martial Ucap Selamat Tinggal ke Man United: Emosional, MU Selalu di Hati

Liga Inggris
368 Siswi Ikut Turnamen Sepak Bola Putri di Jakarta

368 Siswi Ikut Turnamen Sepak Bola Putri di Jakarta

Liga Indonesia
Latihan Timnas Malaysia Dijaga Ketat Polisi Imbas Kasus Penyerangan ke Pemain

Latihan Timnas Malaysia Dijaga Ketat Polisi Imbas Kasus Penyerangan ke Pemain

Internasional
Penyerang Timnas Malaysia yang Disiram Air Keras Disembunyikan di Tempat Rahasia

Penyerang Timnas Malaysia yang Disiram Air Keras Disembunyikan di Tempat Rahasia

Liga Indonesia
Man United Terancam Dilarang Main di Liga Europa Musim Depan

Man United Terancam Dilarang Main di Liga Europa Musim Depan

Liga Inggris
Saat Rashford Berhenti Main Media Sosial demi Kesehatan Mental

Saat Rashford Berhenti Main Media Sosial demi Kesehatan Mental

Liga Inggris
Final Liga Champions Bikin Ancelotti Stres, Don Carlo Perlu Salmon dan Pasta

Final Liga Champions Bikin Ancelotti Stres, Don Carlo Perlu Salmon dan Pasta

Liga Champions
Jadwal Singapore Open 2024: Ahsan/Hendra Vs Fikri/Bagas, Gregoria Siap Beraksi

Jadwal Singapore Open 2024: Ahsan/Hendra Vs Fikri/Bagas, Gregoria Siap Beraksi

Badminton
Tiket Timnas Indonesia Vs Tanzania: Dua Kategori, Harga Rp 250.000

Tiket Timnas Indonesia Vs Tanzania: Dua Kategori, Harga Rp 250.000

Timnas Indonesia
Al Nassr Vs Al Ittihad, Ronaldo Cetak Sejarah, Faris Najd Berjaya

Al Nassr Vs Al Ittihad, Ronaldo Cetak Sejarah, Faris Najd Berjaya

Liga Lain
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke