Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Regenerasi Pemain Persib Berjalan, Peran Senior Dibutuhkan

BANDUNG, KOMPAS.com - Regenerasi di skuad Persib Bandung perlahan mulai mengalami peremajaan di musim 2022 ini. Sosok Robert Rene Alberts yang punya andil membuat tim ini lebih remaja namun tetap mampu bersaing di papan atas liga.

Keluar masuk pemain menjadi hal lumrah di sepakbola. Persib melepas beberapa pemain penting saat tahun kejayaan musim 2014.

Melepas Muhammad Ridwan dan Firman Utina, lalu melepas Atep, Tony Sucipto, menyusul Hariono. Serta terakhir musim lalu Maung Bandung melepas elcapitano Supardi.

Secara usia, langkah Persib melepas pemain-pemain tersebut memang telah melewati usia 30 tahun. Lalu masuklah beberapa pemain muda berenergi demi sebuah peremajaan.

Setelah hadir di dalam tim Febri Hariyadi, dan Henhen Herdiana. Robert merekrut pemain-pemain potensial  Bayu Fiqri, Kakang Rudianto, dan Ferdiansyah tahun lalu.

Pelatih asal Belanda ini melibatkan lebih jauh beberapa pemain muda dalam skema permainannya.

Beckham Putra yang masih berusia 19 tahun, terlibat lebih dominan dalam permainan Persib. Ia menjadi mesin penyerangan Maung Bandung hingga bisa bersaing di papan atas Liga 1 musim lalu (2021-2022).

Jumlah pemain Persib di bawah usia 23 tahun bertambah musim di Liga 1 (2022-2023) ini. Arsan Makarin, Ridwan Ansori, Robi Darwis, dan Satrio Azhar adalah potential recruitment yang bisa menjadikan mereka andalan Persib di tiga sampai lima tahun kedepan.

Bila dihitung total kini Persib punya 10 pemain U-23. Mereka akan berada di usia matang lima tahun kedepan. 

Daftar pemain Persib di bawah 23 tahun : Satrio Azhar, Kakang Rudianto, Bayu Fiqri, Rachmat Irianto, David Rumakiek, Robi Darwis, Beckham Putra, Ridwan Ansori, Ferdiansyah, Arsan Makarin.

Pemain-pemain tersebut tak akan matang tanpa polesan pelatih dan peran arahan para seniornya. 

Marc Klok gelandang Persib punya peran baru di tim. Usianya yang semakin senior ditambah lagi ia adalah anggota Tim Nasional Indonesia, membuatnya jadi salah satu sosok panutan.

Ia sendiri tidak keberatan bila juniornya meminta bantuan atau saran kepadanya. Seperti memberikan tugas penalti kepada Arsan Makarin dalam laga uji coba pramusim.

Kondisi-kondisi tersebut yang buat pemain muda bisa lebih percaya diri menatap musim Kompetisi Liga 1.

“Ya banyak pemain datang (musim 2022-2023), mungkin untuk lebih maju saya coba bantu saja yang kurang atau kita harus melakukan lebih,” kata Klok.

“Saya pikir sekarang saya punya umur dan pengalaman untuk membantu pemain muda,” lanjutnya.

Klok juga berpikiran jika pemain muda di Persib punya kualitas, mereka tentu akan semakin kompak memenangkan pertandingan demi pertandingan.

“Kalau saya bantu pemain muda kita lebih kompak, lebih banyak kesempatan untuk main bagus, tapi saya juga bisa belajar dari skill mereka juga, itu saya pikir,” papar Klok.

Jangan lupakan sosok Achmad Jufriyanto. Ia adalah serpihan skuad juara Persib 2014. Ia menjadi sosok kapten Persib musim ini.

Jupe—sapaan akrabnya—berusaha membuat pemain muda bisa membaur dan kompak di dalam tim. Suasana tersebut bertujuan agar mereka tak canggung hingga tumbuh kepercayaan diri.

Terkadang star syndrome dialami pemain muda yang tumbuh over confident, saat itulah para senior dibutuhkan mengarahkan kembali pemuda-pemuda ini.

“Normal saja mungkin tanggung jawab saya juga buat mengayomi mereka dan terbuka terhadap mereka yang terkadang sebagai pemain muda dan baru agak malu-malu ngomong ke senior yang lebih lama di sini,” tutur Jupe.

“Ya ini tugas saya untuk mereka memulai menanyakan sesuatu ya saya harus terjun duluan ke mereka,” ungkap Jupe.

https://bola.kompas.com/read/2022/07/18/20000088/regenerasi-pemain-persib-berjalan-peran-senior-dibutuhkan

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+