Salin Artikel

Soal Naturalisasi Sandy Walsh dan Jordi Amat, Menpora Tegaskan Tak Ingin Salah Pilih Pemain

GIANYAR, KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menegaskan tidak mau salah dalam memilih pemain naturalisasi untuk timnas Indonesia.

Oleh karena itu, Menpora Zainudin Amali menuntut detail terkait kebutuhan dan kualitas pemain yang dilirik pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong, sebelum melanjutkan proses naturalisasi.

Dia menerangkan, berkas administrasi untuk keperluan naturalisasi Sandy Walsh dan Jordi Amat sudah masuk ke Kemenpora.

Namun, sebelum melakukan tindak lanjut dalam proses naturalisasi, Menpora ingin berdiskusi lebih mendalam bersama PSSI terkait dua pemain itu.

“Saya sampaikan kepada Sekjen PSSI (Yunus Nusi), pekan depan, saya akan mengundang PSSI beserta Direktur Teknik (Indra Sjafri) kalau perlu coach Shin Tae-yong, juga kami undang," kata Zainudin Amali.

"Saya ingin tahu betul tentang kebutuhan naturalisasi,” ujar pria asal Gorontalo itu menambahkan.

“Karena, saya mau pada era pak Mochamad Iriawan ini (Ketua Umum PSSI), naturalisasi ini betul-betul bermanfaat untuk tim nasional,” imbuhnya.

Zainudin Amali mengungkit kembali mengenai proses naturalisasi yang berakhir tidak efektif pada era sebelumnya.

Pada era sebelumnya, proses naturalisasi pemain dibuka selebar-lebarnya, tetapi mereka sangat minim kontribusi untuk timnas Indonesia.

Amali menilai, banyak pemain yang mendapatkan kewarganegaraan Indonesia, tetapi hanya digunakan dalam jangka waktu pendek.

Setelah itu, pemain-pemain naturalisasi tersebut justru menghilang, entah karena usia maupun karena tidak sesuai kebutuhan timnas Indonesia.

Untuk meminimalkan hal serupa, Zainudin Amali ingin diyakinkan terlebih dulu bahwa proyek naturalisasi Sandy Walsh dan Jordi Amat tepat sasaran.

“Karena itu, kami akan selektif, memang sudah masuk berkas administrasinya, minggu lalu saya sudah dikomunikasikan oleh sekjen,” tutur pria 59 tahun itu.

“Jadi, pekan depan silakan ketua umum, silakan siapa yang diutus untuk verifikasi, betul sesuai dengan keputusan kita.”

“Pemain yang kita naturalisasi untuk bisa main lama. Jangan sekali dinaturalisasi kemudian tidak bisa kita gunakan lagi di tim nasional.”

"Maka, kami ingin naturalisasi benar-benar selektif dan benar-benar bisa membantu persepakbolaan Indonesia,” tutur Zainudin Amali.

https://bola.kompas.com/read/2022/01/31/19200078/soal-naturalisasi-sandy-walsh-dan-jordi-amat-menpora-tegaskan-tak-ingin-salah

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.