Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Indonesia Vs Vanuatu, Hansamu Yama Tanggapi Formasi 3-4-3

KOMPAS.com - Sejumlah perubahan terjadi ketika Simon McMenemy ditunjuk sebagai pelatih timnas Indonesia yang baru menggantikan Bima Sakti pada Januari 2019 lalu.

Salah satu yang menarik perhatian adalah perubahan formasi yang diterapkan oleh pelatih berkebangsaan Skotlandia itu.

Dalam dua uji coba FIFA Matchday melawan Myanmar dan Yordania, timnas Indonesia memakai formasi sedikit di luar kebiasaan, yakni 3-4-3.

Formasi tersebut membuat timnas Indonesia hanya menggunakan tiga pemain belakang.

Strategi tersebut bisa dibilang cukup berjalan lancar ketika timnas Indonesia menang 2-0 melawan Myanmar.

Namun, ternyata taktik tersebut tidak berjalan efektif ketika tim Merah Putih kalah 1-4 dari Yordania, Selasa (11/6/2019).

Hansamu mengatakan bahwa ia tidak kagok dengan formasi tiga bek yang diterapkan Simon.

Hanya, bek Persebaya Surabaya itu mengakui bahwa sejatinya ia lebih sering bermain dengan empat bek.

"Kalau dibilang kagok sih tidak ya, ya walaupun sebenarnya kami kebanyakan di klub bermain dengan empat bek," kata Hansamu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2019).

Formasi tiga bek tersebut sepertinya akan terus dikembangkan oleh Simon. Hansamu mendukung penuh keinginan dari pelatih asal Skotlandia tersebut.

Hanya, ia dan rekan-rekannya harus bisa beradaptasi dengan taktik tersebut.

"Kami hanya butuh adaptasi waktu saja untuk bisa menerapkan formasi tiga bek di belakang," kata Hansamu

Hansamu Yama yakin ke depannya ia dan teman-teman bisa segera paham dengan skema yang diinginkan pelatih.

Formasi 3-4-3 sepertinya juga akan dipakai saat timnas Indonesia beruji coba melawan Vanuatu.

Pertandingan bertajuk FIFA Matchday itu akan digelar di SUGBK, Sabtu (15/6/2019).

https://bola.kompas.com/read/2019/06/15/06480038/indonesia-vs-vanuatu-hansamu-yama-tanggapi-formasi-3-4-3

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke