Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Leg 2 Indonesia Vs Australia, Strategi Shin Tae-yong Maksimalkan Kecepatan

Kompas.com - 28/10/2021, 17:40 WIB
Farahdilla Puspa,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong sudah menyiapkan strategi menjelang leg kedua Kualifikasi Piala Asia U23 2022.

Timnas U23 Indonesia akan kembali menghadapi Australia pada leg kedua Grup G di Republican Central Stadium Dushanbe, Tajikistan, Jumat (29/10/2021).

Pada leg pertama, Indonesia kalah tipis 2-3 dari Australia. Gol-gol timnas U23 Indonesia saat itu masing-masing dicetak Witan Sulaeman (69') dan Taufik Hidayat (85').

Sementara, tiga gol kemenangan Australia dibukukan oleh Marc Tokich (55'), Patrick Wood (60'), dan Jacob Italiano (79').

Baca juga: Sisi Tak Sempurna Australia Terungkap Pasca-menang atas Timnas U23 Indonesia

Seusai pertandingan leg pertama, Shin Tae-yong sempat berbicara soal mental bertanding pemain timnas U-23 Indonesia.

Pelatih asal Korea Selatan itu menilai para pemain sebenarnya memiliki kemampuan untuk mengimbangi permainan Australia.

Namun, potensi Witan Sulaeman dkk tidak bisa keluar karena kurang percaya diri sejak awal pertandingan.

Shin Tae-yong mengatakan bahwa timnas U23 Indonesia sudah takut duluan melihat kondisi fisik para pemain Australia.

"Pemain timnas U-23 Indonesia sudah ketakutan sebelum pertandingan. Mereka takut karena melihat kondisi fisik (termasuk postur) pemain timnas U23 Australia lebih baik dan kuat," kata Shin Tae-yong.

Tak ingin anak didiknya mengulang kesalahan, Shin Tae-yong pun sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi Australia di leg kedua.

Baca juga: Simak Skenario Timnas U23 Indonesia Lolos ke Putaran Final Piala Asia U23 2022

Dia ingin mengubah kekurangan para pemain Merah Putih, dalam hal ini adalah postur tubuh yang kecil, menjadi sebuah kekuatan. 

Melansir media Korea Selatan, Sports Kyunghyang, Shin Tae-yong berencana agar timnas U-23 Indonesia mengurangi adu fisik dengan pemain Australia dan akan memaksimalkan kecepatan anak didiknya di lapangan. 

Selain itu, Shin Tae-yong juga enggan memikirkan perbedaan ranking kedua tim nasional. 

Timnas Indonesia (kategori senior) saat ini menempati peringkat ke-165 FIFA, sedangkan Australia berada di 50 besar tepatnya posisi ke-34. 

"Selama itu adalah lawan yang tak terhindarkan, saya menghapus perbedaan peringkat dari pikiran saya," kata Shin Tae-yong dilansir dari Sports Kyunghyang. 

Baca juga: Fakta Unik Timnas U23 Indonesia Vs Australia, Kode Rachmat Irianto

"Staf pelatih akan mempersiapkan dan membantu para pemain untuk mendapatkan kepercayaan diri," tuturnya.

Adapun Grup G Kualifikasi Piala Asia U23 2022 kini hanya menyediakan satu tiket ke putaran final yang diperuntukkan untuk pemuncak klasemen.

Jalur runner up terbaik untuk lolos ke putaran final Piala Asia U23 2022 di Grup G tertutup karena hanya ada dua tim yang tersisa usai Brunei Darussalam dan China mundur dari kompetisi.

Dengan demikian, timnas U23 Indonesia wajib mengalahkan Australia dengan margin minimal dua gol pada pertemuan kedua jika ingin lolos ke putaran final Piala Asia U23 2022.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Hasil Final Piala Thomas 2024: Jonatan Menang, Jaga Asa Indonesia

Hasil Final Piala Thomas 2024: Jonatan Menang, Jaga Asa Indonesia

Badminton
Final Thomas Cup 2024, Fajar/Rian Akui Lawan Lebih Berani dan Cerdik

Final Thomas Cup 2024, Fajar/Rian Akui Lawan Lebih Berani dan Cerdik

Badminton
Hasil Final Piala Thomas 2024: Fajar/Rian Kalah, Indonesia 0-2 China

Hasil Final Piala Thomas 2024: Fajar/Rian Kalah, Indonesia 0-2 China

Badminton
Alasan Staf Kemenpora Bocorkan Diskusi dengan Mancini soal Marselino dkk

Alasan Staf Kemenpora Bocorkan Diskusi dengan Mancini soal Marselino dkk

Timnas Indonesia
Final Thomas Cup 2024, Ginting: Saya Tak Bisa Keluar dari Tekanan Shi Yu Qi

Final Thomas Cup 2024, Ginting: Saya Tak Bisa Keluar dari Tekanan Shi Yu Qi

Badminton
Cerita di Balik Marselino dkk Curi Perhatian Roberto Mancini dan Asistennya

Cerita di Balik Marselino dkk Curi Perhatian Roberto Mancini dan Asistennya

Timnas Indonesia
Hasil Final Piala Thomas 2024: Ginting Takluk dari Shi Yu Qi, Indonesia 0-1 China

Hasil Final Piala Thomas 2024: Ginting Takluk dari Shi Yu Qi, Indonesia 0-1 China

Badminton
Alasan di Balik PSM Tak Konsisten Sepanjang Liga 1 2023-2024

Alasan di Balik PSM Tak Konsisten Sepanjang Liga 1 2023-2024

Liga Indonesia
Courtois Kembali Main Bela Real Madrid, Catat Clean Sheet

Courtois Kembali Main Bela Real Madrid, Catat Clean Sheet

Liga Spanyol
Line Up dan Link Live Streaming Final Piala Thomas 2024 Indonesia Vs China

Line Up dan Link Live Streaming Final Piala Thomas 2024 Indonesia Vs China

Badminton
Run The City Medan Diikuti 1.000 Pelari, Usung Konsep Point to Point

Run The City Medan Diikuti 1.000 Pelari, Usung Konsep Point to Point

Liga Indonesia
Greysia Polii Bangga Tim Uber 2024, Angkat Perempuan Indonesia

Greysia Polii Bangga Tim Uber 2024, Angkat Perempuan Indonesia

Badminton
Bangga Bisa Tampil di Final, Siti/Ribka Akui Keunggulan Ganda China

Bangga Bisa Tampil di Final, Siti/Ribka Akui Keunggulan Ganda China

Badminton
Hasil Final Piala Uber 2024: Ester Kalah, Indonesia Runner-up

Hasil Final Piala Uber 2024: Ester Kalah, Indonesia Runner-up

Badminton
Cetak Sejarah, Girona akan Main di Liga Champions untuk Pertama Kali

Cetak Sejarah, Girona akan Main di Liga Champions untuk Pertama Kali

Liga Spanyol
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com