Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Serge Aurier Ungkap Alasan Hengkang dari PSG

Kompas.com - 06/09/2017, 17:47 WIB
Eris Eka Jaya

Penulis

Sumber BolaSport

KOMPAS.com - Bek baru Tottenham Hotspur, Serge Aurier, mengungkapkan alasannya meninggalkan Paris Saint-Germain (PSG).

Serge Aurier meninggalkan PSG karena merasa tidak dihargai sebagai pemain.

Meskipun ditawari perpanjangan kontrak tiga tahun oleh klub asuhan Unai Emery itu, Aurier lebih memilih hengkang.

Setelah ditebus Spurs seharga 23 juta pounds, Aurier bersiap melakoni debut untuk klub berjuluk Lilywhites dalam laga kontra Everton, Sabtu (9/9/2017).

Pria berusia 24 tahun ini bergabung dengan Spurs sebagai pengganti Kyle Walker yang hengkang ke Manchester City.

"Saya menginginkan hidup baru karena PSG tidak menghormati kemampuan saya. Mereka fokus ke masalah di luar sepak bola," ujar Aurier.

Dilansir BolaSport.com dari Sky Sports, pesepak bola asal Pantai Gading itu tiba di Spurs dengan reputasi sebagai tokoh kontroversial yang banyak melakukan pelanggaran.

Kasus terbaru Aurier ialah ketika dia diberi hukuman dua bulan pada musim panas lalu karena menyerang seorang polisi di luar kelab malam di Paris.

Untung bagi Aurier, hukuman tersebut bisa dikurangi setelah pihaknya mengajukan banding.

"Secara statistik, saya adalah pemain bertahan paling berpengaruh di Liga Perancis selama 2013 hingga sekarang," ujar Aurier.

Aurier pun telah memenangi lima trofi. Namun, sang bek kanan merasa PSG lebih menyoroti kehidupannya di luar lapangan daripada prestasinya dalam sepak bola.

Selain merasa tak dihargai PSG dan ingin mencari hal baru, Aurier sudah jengah dengan pemberitaan media-media Eropa.

Bagi Aurier, media terlalu membesar-besarkan masalah yang menimpanya.

"Jika tidak kuat secara mental, saya pasti sudah hancur," ujar Aurier.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jepang Juara Piala Asia U23 2024, Putus Rekor Uzbekistan, Sejarah Baru

Jepang Juara Piala Asia U23 2024, Putus Rekor Uzbekistan, Sejarah Baru

Internasional
Babak I Jepang Vs Uzbekistan 0-0: Tembok Serigala Masih Tak Tertembus

Babak I Jepang Vs Uzbekistan 0-0: Tembok Serigala Masih Tak Tertembus

Internasional
VFF Tunjuk Kawan Lama Shin Tae-yong Jadi Pelatih Timnas Vietnam

VFF Tunjuk Kawan Lama Shin Tae-yong Jadi Pelatih Timnas Vietnam

Internasional
Aspek yang Harus Disiapkan Timnas U23 Indonesia Jelang Lawan Guinea

Aspek yang Harus Disiapkan Timnas U23 Indonesia Jelang Lawan Guinea

Timnas Indonesia
Link Live Streaming Jepang Vs Uzbekistan Final Piala Asia U23, Kickoff 22.30 WIB

Link Live Streaming Jepang Vs Uzbekistan Final Piala Asia U23, Kickoff 22.30 WIB

Internasional
Hasil Thomas Cup 2024: Semifinal Ke-6 Beruntun Indonesia, Denmark Tersingkir

Hasil Thomas Cup 2024: Semifinal Ke-6 Beruntun Indonesia, Denmark Tersingkir

Badminton
Piala Thomas 2024: Cara Ginting Menang Usai Permainannya Terbaca Lawan

Piala Thomas 2024: Cara Ginting Menang Usai Permainannya Terbaca Lawan

Badminton
Piala Uber 2024: Semangat Apriyani/Fadia, Ingin Buktikan Indonesia Bisa

Piala Uber 2024: Semangat Apriyani/Fadia, Ingin Buktikan Indonesia Bisa

Badminton
Hasil Thomas Cup 2024, Fajar/Daniel Pastikan Kelolosan Indonesia ke Semifinal

Hasil Thomas Cup 2024, Fajar/Daniel Pastikan Kelolosan Indonesia ke Semifinal

Badminton
Asa Indonesia Belum Sirna, Ivar Jenner Bidik Tiket Terakhir ke Olimpiade

Asa Indonesia Belum Sirna, Ivar Jenner Bidik Tiket Terakhir ke Olimpiade

Timnas Indonesia
Daftar Juara Regional Sumatera Mandiri 3X3 Indonesia Usai Tuntas Digelar

Daftar Juara Regional Sumatera Mandiri 3X3 Indonesia Usai Tuntas Digelar

Sports
Hasil Thomas Cup 2024: Lewat Rubber Game, Jojo Bawa Indonesia Unggul 2-1 atas Korsel

Hasil Thomas Cup 2024: Lewat Rubber Game, Jojo Bawa Indonesia Unggul 2-1 atas Korsel

Badminton
'Jika Tak Mampu Dukung Saat Kalah, Jangan Sorak Saat Timnas Menang'

"Jika Tak Mampu Dukung Saat Kalah, Jangan Sorak Saat Timnas Menang"

Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Buru Tiket Terakhir ke Olimpiade, Grup 'Neraka' Menanti

Timnas Indonesia Buru Tiket Terakhir ke Olimpiade, Grup "Neraka" Menanti

Timnas Indonesia
Hasil Piala Thomas 2024: Fikri/Bagas Tumbang, Indonesia Vs Korsel 1-1

Hasil Piala Thomas 2024: Fikri/Bagas Tumbang, Indonesia Vs Korsel 1-1

Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com