Bersama Zidane, Real Madrid Tangguh Jalani Duel 120 Menit - Kompas.com

Bersama Zidane, Real Madrid Tangguh Jalani Duel 120 Menit

Kompas.com - 19/04/2017, 18:31 WIB
AFP/CURTO DE LA TORRE Cristiano Ronaldo merayakan gol pertamanya ke gawang Bayern Muenchen pada pertandingan perempat final kedua Liga Champions antara Real Madrid dan Bayern Muenchen di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu (18/4/2017).

KOMPAS.com - Real Madrid di bawah arahan pelatih Zinedine Zidane, menjadi tim yang tangguh kala menjalani babak perpanjangan waktu.

Contoh teranyar terlihat saat Los Blancos menjamu Bayern Muenchen di Santiago Bernabeu pada leg kedua perempat final Liga Champions, Selasa (18/4/2017). Mereka menyudahi drama 120 menit dengan skor 4-2.

Hat-trick Cristiano Ronaldo (menit 76', 105', 110') serta tambahan satu dari Marco Asensio (112') memastikan langkah Madrid menuju semifinal dengan agregat 6-3.

Adapun skor Bayern datang dari Robert Lewandowski (53') dan gol bunuh diri Sergio Ramos (77').

Baca juga:

Usai Kalahkan Bayern, Ronaldo Peringatkan Real Madrid

Mantan Bintang Chelsea Minta Hazard Tidak Usah ke Real Madrid

Zidane Ingin Isco Bertahan di Real Madrid

Dihitung dengan duel kontra Bayern, berarti sudah empat kali Ronaldo dkk menjalani perpanjangan waktu selama di bawah kepemimpinan Zidane. Hasilnya, semua berujung kemenangan.

 

Sebelum melawan Bayern, berikut ini tiga momen ketika Madrid berhasil melewati 120 menit dengan kemenangan.

Versus Atletico Madrid


[caption]Para pemain Real Madrid melakukan selebrasi seusai mengalahkan Atletico Madrid pada finalLiga Champions 2016[/caption][img-source]LAURENCE GRIFFITHS/GETTY IMAGES[/img-source]

Saat melawan Atletico Madrid pada final Liga Champions di Stadion San Siro, 28 Mei 2016, Madrid juga dipaksa memainkan babak tambahan setelah mengakhiri waktu normal dengan skor 1-1.

Kedudukan kedua tim tetap imbang setelah 120 menit. Alhasil, adu penalti harus dilakoni untuk menentukan pemenang.

Angin segar berembus ke kubu Madrid setelah penendang keempat Atletico, Juanfran, gagal menaklukkan kiper Keylor Navas. Ronaldo pun muncul sebagai penentu kemenangan Si Putih ketika turun sebagai algojo terakhir.

El Real menyudahi drama adu penalti dengan kemenangan 5-3.

Versus Sevilla


[caption]Pemain Real Madrid, Marco Asensio, dalam laga Piala Super Eropa melawan Sevilla di Lerkendal Stadium, 10 Agustus 2016[/caption][img-source]MICHAEL STEELE/GETTY IMAGES[/img-source]

Ronaldo cs nyaris kalah saat bersua Sevilla pada perebutan gelar Piala Super Eropa, 10 Agustus 2016. Bagaimana tidak, skuat asuhan Zinedine Zidane tertinggal 1-2 saat laga memasuki injury time.

Sergio Ramos pun muncul sebagai juru selamat Madrid. Berkat gol tandukan sang kapten di dua menit jelang bubaran, laga terpaksa berakhir imbang.

Dalam babak tambahan, Daniel Carvajal menjadi penentu kemenangan Madrid lewat golnya pada menit ke-119.

Versus Kashima Antlers


[caption]Para pemain Real Madrid melakukan selebrasi seusai mengalahkan Akshima Antlers pada final Piala Dunia Antarklub di Yokohama Stadium, 18 Desember 2016[/caption][img-source]MATT ROBERTS/GETTY IMAGES[/img-source]

Di depan 68.742 penonton yang memadati Nissan Stadion, Yokohama, 18 Desember 2016, Madrid dibuat kerepotan oleh Kashima Altlers saat kedua tim bersua pada final Piala Dunia Antarklub.

Sempat unggul lebih dulu lewat gol Karim Benzema, Madrid kemudian berbalik tertinggal setelah gawang mereka dua kali dibobol oleh Gaku Shibasaki.

Dewi Fortuna ternyata masih berpihak kepada pasukan Zidane. Mereka beruntung bisa memaksa laga waktu normal berakhir seri 2-2 berkat penalti Ronaldo.

Lagi-lagi, Madrid menunjukkan keperkasaannya dalam duel pada babak tambahan. Sepasang gol Ronaldo memastikan kemenangan 4-2 untuk El Real.

EditorAloysius Gonsaga AE
SumberJUARA,
Komentar