Jumat, 24 Maret 2017

Bola / Liga Lain

Kalahkan Gamba, Sanfrece Dekati Gelar Ke-3

Jalu W. Wirajati/Kompas.com Gamba Osaka dan Sanfrece Hiroshima bersiap melakukan kick-off final pertama J1 League di Osaka Expo '70, Rabu (2/12/2015).

Berita Terkait


OSAKA
, KOMPAS.com
- Sanfrece Hiroshima kian dekat dengan gelar juara J1 League atau kasta tertinggi Liga Jepang musim ini. Juara 2012 dan 2013 itu memenagi laga final pertama melawan Gamba Osaka, Rabu (2/12/2013).

Sanfrece menang 3-2 di kandang Gamba, Stadion Osaka Expo ’70. Pertandingan ini berjalan dramatis. Selain saling kejar, 2 gol pamungkas tim tamu tercipta pada masa injury time. 

Tuan rumah unggul lebih dulu pada menit ke-60 melalui Shun Nagasawa, memanfaatkan kesalahan pemain belakang Sanfece. 

Douglas membuat skor sama kuat pada menit ke-80. Namun, Gamba kembali unggul satu menit berselang lewat Yasuyuki Korino. 

Akan tetapi, 4 menit menjelang waktu normal berakhir, Gamba harus bermain dengan 10 pemain akibat Oh Jae Seok dikartu merah seusai mendorong pemain Sanfrece. 

Keunggulan pemain dimanfaatkan dengan baik oleh Sanfrece. Sho Sasaki menyamakan kedudukan pada pengujung waktu normal. 

Menit ke-5 injury time, Yoshifumi Kashiwa menentukan kemenangan 3-2 Sanfrece atas Gamba. Kashiwa pun didaulat menjadi pemain terbaik untuk laga ini. 

Kemenangan ini membuat langkah Sanfrece di Hiroshima Big Arch pada Sabtu (5/12/2015) lebih mudah. Mereka hanya butuh hasil imbang atau kekalahan tipis 0-1 atau 1-2 untuk menjadi juara. 

Seperti halnya Liga Champions, aturan gol tandang juga digunakan pada final J1 League.  

Format kompetisi kasta tertinggi J League musim ini memang mengalami perubahan dengan memainkan play-off dan partai final. 

Tim-tim terbaik dari dua paruh kompetisi, putaran pertama dan kedua, dan 3 tim pengumpul poin terbanyak akan melakukan play-off terlebih dulu untuk mendapatkan tiket ke final. 

Tim pengumpul poin terbanyak dari dua putaran akan langsung melangkah ke final. Satu tiket tersisa akan diperebutkan oleh juara putaran pertama, juara putaran kedua, serta peringkat ke-2 dan ke-3 kolektor poin tertinggi dari satu musim kompetisi. 

Sanfrece Hiroshima adalah tim pengumpul poin terbanyak dari dua putaran kompetisi (74 poin). Mereka diikuti oleh juara putaran pertama Urawa Red Diamonds (72) dan Gamba Osaka (63). 

Karena Sanfrece berstatus juara putaran kedua pula, maka play-off hanya akan mempertemukan Urawa Red dan Gamba. Sang juara bertahan melangkah ke final setelah menang atas Urawa Red 3-1 lewat perpanjangan waktu, Sabtu (28/11/2015). 



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Editor : Jalu Wisnu Wirajati