Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Soal Insiden Penamparan pada Diskusi Sepak Bola, Ini Kata Pemuda Pancasila

Kompas.com - 17/04/2015, 15:22 WIB
Anju Christian

Penulis

SURABAYA, KOMPAS.com — Ormas Pemuda Pancasila membantah keterlibatan dalam kericuhan termasuk tamparan yang dilayangkan kepada eks Manajer Persebaya 1927, Saleh Mukaddar, pada siaran langsung di salah satu stasiun televisi swasta.

Tepatnya, Kamis (16/4/2015) malam, stasiun televisi lokal Surabaya menggelar acara diskusi bertemakan sepak bola nasional. Saleh jadi salah satu narasumber dalam acara itu.

Siaran langsung tiba-tiba dihentikan karena kedatangan oknum yang tak diundang. Salah seorang oknum tersebut sempat melayangkan tamparan kepada Saleh.

Setelah insiden, Saleh mengatakan sudah kenal dengan sejumlah oknum tersebut. Beberapa di antaranya disebut tergabung dalam suatu organisasi.

"Pemuda Pancasila sama sekali tidak pernah menginstruksikan perbuatan anarkistis," ucap Ketua Lembaga Penyuluhan dan Pembelaan Hukum Pemuda Pancasila Surabaya Rohman Amrulloh dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat (17/4/2015) siang.

"Ada anggota Pemuda Pancasila, tetapi bertindak di luar garis koordinasi. Dia harus menyerahkan diri. Kalau tidak, kami akan seret," lanjutnya.

Rohman juga mengakui, anggota yang terlibat dalam insiden ini bisa dijatuhi sanksi organisasi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com