Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wasit Babak 8 Besar ISL Bakal Dikarantina

Kompas.com - 30/09/2014, 11:28 WIB
Ferril Dennys

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komite Wasit PSSI, Roberto Rouw, berencana menerapkan sistem karantina kepada wasit yang akan memimpin pertandingan babak 8 besar kompetisi Indonesia Super League (ISL) yang mulai bergulir pada 4 Oktober 2014.

Hal tersebut disampaikan Robertho dalam pertemuan antara Komite Wasit dan Komite Displin PSSI di kantor PT Liga Indonesia, Senin (29/9/2014). Pertemuan ini digagas oleh LIGA.

Robertho menjelaskan, karantina wasit diperlukan untuk menjaga integritas pertandingan. Pasalnya, Robertho selama ini menerima informasi dan masukan dari semua pihak, khususnya terkait kabar miring soal kepimpinan wasit di lapangan.

"Ini akan menjadi upaya maksimal kami untuk menjaga integritas pertandingan itu sendiri. Kami sepenuhnya sadar, pihak luar yang memiliki itikad buruk akan terus mencoba memengaruhi pihak yang terlibat dari mulai pemain sampai wasit. Ini harus kami perangi," kata Robertho seperti dikutip dari situs resmi LIGA.

Robertho juga memastikan Komite Wasit hanya akan menungaskan perangkat pertandingan yang berada dalam kondisi terbaik.   

Sementara itu, Ketua Komdis PSSI, Hinca Panjaitan, bakal menugaskan anggota Komdis untuk langsung memantu pertandingan babak 8 besar. Hal ini untuk mencegah adanya praktik pengaturan skor atau match fixing.

"Jujur saja, mafia match fixing itu real ada. Ini menjadi tantangan terbesar yang harus kita hadapi. Salah satu alat yang paling sederhana, komunikasi mereka dengan targetnya adalah lewat telepon. Harus ada upaya untuk memutus mata rantai mereka. Salah satunya, seperti tadi dikatakan pak Robertho,  harus ada karantina untuk wasit. Selain itu, kita deteksi juga banyak messenger-messenger lainnya yang bisa masuk,” tutur Hinca.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com