Minggu, 20 April 2014
Maaf PM Inggris untuk Korban Hillsborough
Rabu, 12 September 2012 | 23:32 WIB
Dibaca:
|
Share:
PETER BYRNE/POOL/AFP
Perdana Menteri Inggris, David Cameron, tengah menyampaikan permohonan maaf kepada para korban Tragedi Hillsborough yang disaksikan oleh para keluarga korban di Katedral Anglican Liverpool, Rabu (12/9/2012), selama konferensi pers peluncuran dokumen yang dirilis Hillsborough Independent Panel. PM Cameron meminta maaf atas apa yang disebutnya sebagai "ketakadilan ganda" kepada keluarga 96 korban tewas Tragedi Hillsborough.

LONDON, KOMPAS.com - Perdana Menteri Inggris, David Cameron, menyampaikan permintaan maaf sedalam-dalamnya untuk keluarga korban Tragedi Hillsborough 15 April 1989.

"Atas nama pemerintah --dan tentunya negara kami-- saya menyampaikan penyesalan mendalam atas ketidakadilan ganda yang tak terkoreksi sekian lama," ucap Cameron di depan para wakil rakyat yang duduk di Parlemen Inggris, Rabu (12/9/2012).

Saat itu, para polisi menggiring sekitar 2.000 fans Liverpool ke sebuah tribun bernama Leppings Lane yang berpagar besi di Stadion Hillsborough, Sheffield, di mana sudah disesaki para penggemar lainnya. Mereka bersiap menyaksikan laga semifinal Piala FA antara Liverpool melawan Nottingham Forest.

Akibat ruangan sempit, banyak fans yang terhimpit dan kehabisan napas. Akibatnya, sebanyak 96 suporter akhirnya meninggal dunia.

"Bukti baru yang dipresentasikan hari ini (Rabu) memperjelas ketakadilan ganda," tegas Cameron.

Yang dimaksudkan dengan ketakadilan ganda oleh Cameron adalah kegagalan negara melindungi warga negaranya dan kesalahan tuduhan yang dialamatkan kepada para suporter itu. Semuanya berujung pada musibah yang kondang disebut tragedi Hillsborough.

Kebohongan selama 23 tahun pun akhirnya terungkap dan kebenaran pun mendapatkan tempat yang selayaknya.

Sumber: Goal, Sports Illustrated

 

Editor : Daniel Sasongko