Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Piala Dunia U17 2023, Kisah Kiper Cadangan yang Jadi Pahlawan Jerman

Kompas.com - 30/11/2023, 11:00 WIB
Suci Rahayu,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Diam duduk di bangku cadangan, main langsung jadi pahlawan. Begitulah kisah penjaga gawang timnas Jerman, Konstantin Heide, di Piala Dunia U17 2023 Indonesia.

Siapa sangka Konstantin Heide, penjaga gawang yang selama ini menjadi pelapis, justru muncul sebagai pahlawan pada momen krusial.

Sampai jelang laga semifinal Piala Dunia U17 2023 kontra Argentina, Selasa (28/11/2023) silam, Heide hanya menjadi pelapis bagi Max Schmitt, sang kiper utama Panser Muda.

Status sebagai pelapis Schmitt sudah dijalani Heide sejak Euro U17 2023. Dari babak penyisihan grup sampai final Euro U17 2023, Heide bahkan sama sekali tidak mendapatkan waktu main.

Baca juga: Final Piala Dunia U17 2023 Jerman Vs Perancis, Akhir Penantian 38 Tahun Tim Panser

Cerita Heide di Piala Dunia U17 2023 seolah akan sama. Penjaga gawang berusia 17 tahun tersebut hanya menjadi cadangan Max Schmitt yang tampil reguler sejak babak penyisihan grup hingga perempat final.

Penjaga gawang Timnas Jerman Konstantin Heide berhasil menghalau tendangan pemain Argentina saat laga semifinal Piala Dunia U17 2023 Indonesia yang berlangsung di Stadion Manahan Solo, Selasa (28/11/2023) sore.KOMPAS.com/Suci Rahayu Penjaga gawang Timnas Jerman Konstantin Heide berhasil menghalau tendangan pemain Argentina saat laga semifinal Piala Dunia U17 2023 Indonesia yang berlangsung di Stadion Manahan Solo, Selasa (28/11/2023) sore.
Namun, setelah laga perempat final melawan Spanyol, Max Schmitt mengalami cedera. Sehingga, Konstantin Heide akhirnya naik menjadi kiper utama di semifinal melawan Argentina U17.

Sebagai informasi tambahan, kesempatan ini bukan hanya laga pertama Heide di Piala Dunia U17 2023, namun juga merupakan penampilan debutnya sebagai kiper Jerman pada pertandingan resmi!

Selama 90 menit waktu normal, Heide kebobolan tiga gol striker Argentina, Agustin Ruberto.

Akan tetapi, tanpa sejumlah penyelamatan Heide, gawang Jerman mungkin akan kemasukan lebih banyak gol. Salah satu aksi terbaiknya adalah kala mementahkan tembakan jarak dekat Gustavo Albarracin pada menit ke-22.

Penjaga gawang Timnas Jerman Konstantin Heide saat laga semifinal Piala Dunia U17 2023 Indonesia melawan Argentina yang berlangsung di Stadion Manahan Solo, Selasa (28/11/2023) sore.KOMPAS.com/Suci Rahayu Penjaga gawang Timnas Jerman Konstantin Heide saat laga semifinal Piala Dunia U17 2023 Indonesia melawan Argentina yang berlangsung di Stadion Manahan Solo, Selasa (28/11/2023) sore.

Penampilan heroik Heide kembali muncul pada babak adu penalti. Ia menjadi pembeda dengan menggagalkan dua tendangan penalti pemain timnas Argentina, Franco Mastantuono dan Claudio Echeverri.

Berkat penampilan apiknya, kiper kelahiran 27 Januari 2006 tersebut diganjar gelar Man of the Match alias pemain terbaik Argentina vs Jerman.

"Ini adalah pertandingan yang sangat luar biasa dan saya sangat bangga dengan tim ini. Saya tahu saya akan berada di sana ketika saya harus bermain dan diizinkan tampil," kata kiper Unterhaching U19 tersebut.

Penjaga gawang Timnas Jerman Konstantin Heide saat laga semifinal Piala Dunia U17 2023 Indonesia melawan Argentina yang berlangsung di Stadion Manahan Solo, Selasa (28/11/2023) sore.KOMPAS.com/Suci Rahayu Penjaga gawang Timnas Jerman Konstantin Heide saat laga semifinal Piala Dunia U17 2023 Indonesia melawan Argentina yang berlangsung di Stadion Manahan Solo, Selasa (28/11/2023) sore.
"Saya tahu kekuatan saya dan dapat memperoleh kepercayaan diri yang cukup dari situ. Sungguh sulit dipercaya mengingat kami telah menjuarai Piala Eropa dan kini berpeluang menjuarai Piala Dunia. Kami sekarang harus berusaha lebih banyak untuk mencapai hal itu," tuturnya menambahkan.

Konstantin Heide akan mempersiapkan diri sebaik mungkin agar kembali mendapatkan kepercayan saat timnas Jerman menghadapi Perancis pada final Piala Dunia U17 2023 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (2/12/2023) malam.

Sejauh ini, kondisi Max Schimitt belum menunjukan tanda-tanda membaik.

"Jerman U17 saat ini belum menjadi juara. Itu akan menjadi sejarah, namun pertandingan yang sangat sulit menanti kami," tutur Heide.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com