Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arema FC Siap Bermarkas di Yogyakarta Hingga Akhir Liga 1 2022-2023

Kompas.com - 01/01/2023, 15:00 WIB
Suci Rahayu,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

KOMPAS.comArema FC akan menghadapi putaran kedua dengan menjalani hukuman Komite Disiplin PSSI yang melarang mereka bermain kandang di wilayah Malang Raya untuk sisa Liga 1 2022-2023.

Sanksi tersebut dijatuhkan sebagai buntut dari Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 yang merenggut ratusan korban jiwa selepas laga pekan ke-11 Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Manajemen Arema FC pun menerima sanksi dan memilih Stadion Sultan Agung Bantul untuk melaksanakan laga kandang selama putaran kedua yang akan berlangsung mulai pertengahan bulan ini.

Manager Arema FC, Wiebie Dwi Andriyas, mengajukan Stadion Sultan Agung dan Tim Asesmen Mabes Polri telah mengunjungi venue tersebut terkait kelayakan stadion menggelar lanjutan pertandingan Liga 1.

Baca juga: Arema FC Tak Keberatan Bermarkas di Ujung Indonesia pada Putaran Kedua Liga 1

Ia menjelaskan manajemen masih menunggu surat-surat yang berkaitan dengan permohonan izin menggunakan Stadion Sultan Agung.

“Sudah diajukan ke Sultan Agung Bantul. Sudah dilakukan sidak asesmen tinggal menunggu izin dari pihak Polres setempat (Polres Bantul). Surat-surat izin sudah kami ajukan semua,” tuturnya kepada KOMPAS.com.

Wiebie Dwi Andriyas mengungkapkan tidak hanya Stadion Sultan Agung yang diajukan sebagai markas Arema FC di putaran kedua.

Manajemen Arema FC juga sempat mengajukan Stadion Moch Soebroto, Magelang, dan di Bali. Namun, permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi karena berbagai pertimbangan.

Baca juga: Javier Roca Luruskan Stigma Arema FC Main Lebih Lepas di Luar Kandang

Mereka pun akhirnya memilih dan mengusulkan Stadion Sultan Agung Bantul sebagai homebase tim di putaran kedua.

“Kemarin sempat pengajuan ke Magelang dan Bali. Karena sama-sama tidak bisa, akhirnya di Bantul. Kami memang mengajukan dua tempat dan tim mengabari kalau pakai Stadion Sultan Agung,” jelas Wiebie.

Dirinya juga memastikan bahwa skuad Singo Edan akan bermukim di Yogyakarta sepanjang putaran kedua Liga 1 2022-2023.

Hal itu demi efisiensi waktu dan juga tenaga pemain yang akan cepat terkuras apabila harus menempuh perjalanan Malang-Yogyakarta setiap laga home.

“Tim akan stay di sana di Jogja karena untuk efisiensi waktu,” pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com