Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/12/2022, 10:40 WIB

KOMPAS.com - Jumlah pengunjung Piala Dunia 2022 di Qatar selama dua minggu pertama adalah 765.000, jauh di bawah harapan 1,2 juta pendatang selama sebulan turnamen ini berlangsung.

Data tersebut didapat dari laporan penyelenggara yang dikutip oleh Reuters.

Dengan kompetisi yang sudah memasuki perempat final dan tersisa sekitar seminggu lagi sampai final pada 18 Desember 2022, lonjakan besar pengunjung diperkirakan sulit terjadi.

Baca juga: Piala Dunia 2022: Kebisingan Suporter Portugal Membuahkan Hasil

Penyelenggara sebelumnya memprediksi periode puncak pengunjung internasional adalah 24-28 November 2022 selama penyisihan grup yang sibuk, ketika ada empat pertandingan setiap hari dari 32 tim yang bertanding.

Laporan per 7 Desember 2022 dari Komite Tertinggi untuk Pengiriman dan Warisan (SC) yang menyelenggarakan turnamen mengatakan, dalam 17 hari pertama Piala Dunia ada 765.859 pengunjung internasional, tetapi lebih dari setengahnya kini sudah pulang.

Laporan tersebut juga mencatat 1,33 juta pemegang tiket pertandingan dan total 3,09 juta tiket terjual di delapan stadion Qatar untuk Piala Dunia.

Seorang pejabat Qatar yang tak ingin disebutkan namanya membenarkan angka tersebut, sedangkan SC tidak menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Piala Dunia di Qatar, yang pertama diadakan di Timur Tengah, dianggap sebagai salah satu yang termahal dalam hal tiket, hotel, dan minuman beralkohol yang penjualannya dibatasi.

Pengunjung internasional yang lebih sedikit dari perkiraan menyebabkan kelebihan akomodasi yang tak terduga, tetapi sisi positifnya membuat lalu lintas tetap lancar di negara terkecil dari segi populasi dan wilayah sebagai tuan rumah Piala Dunia.

Baca juga: Piala Dunia 2022 Qatar: Suporter Perempuan Merasa Lebih Aman berkat Larangan Minuman Alkohol

Dikutip dari CNBC pada Rabu (7/12/2022), masuknya pengunjung menambah 25 persen populasi penduduk Qatar yang awalnya berjumlah 3 juta, dengan hanya sekitar 10-12 persen adalah orang Qatar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca tentang
Sumber CNBC
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+