Kompas.com - 20/08/2022, 07:00 WIB

PARE-PARE, KOMPAS.com - Arema FC melakoni laga berat lagi pada pekan ke-5 Liga 1 2022-2023. Arema FC bakal bertandang ke markas PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Pare-pare, Sabtu (20/8/2022) sore.

Sejak era Liga 1, Arema FC tidak pernah menang setiap bertandang ke markas PSM. Bahkan, Tim Singo Edan selalu pulang dengan kekalahan dari tiga kunjungan terakhir.

Musim 2019 jadi salah satu memori terburuk tim Singo Edan saat melakoni laga tandang. Kala itu, PSM menang telak dengan skor 6-2.

Laga nanti akan semakin tidak mudah bagi Jayus Hariono dkk karena tuan rumah berada dalam tren positif.

Tim berjuluk Juku Eja itu belum pernah kalah sekalipun kedatangan tim besar Persija Jakarta (1-1) dan Bali United (2-0).

"Bukanlah pertandingan mudah melawan PSM, tim yang bagus di kandang. Namun, saya sebagai pemain akan bekerja keras untuk bisa merebut poin penuh di Makassar," ujar gelandang serang Arema FC, Gian Zola.

Baca juga: PSM Vs Arema FC: Bernardo Tavares Berharap Dapat Wasit ‘Pintar’

PSM juga sedang dalam performa terbaiknya sejak ditangani Bernardo Tavares. Koleksi 10 poin menempatkan PSM di papan atas klasemen sementara.

Pelatih asal Portugal tersebut turut menciptakan sejarah bagi PSM dan Indonesia di kompetisi Asia. PSM berhasil melaju ke babak final zona ASEAN AFC Cup 2022.

Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida.KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida.

Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida, mengakui bahwa PSM bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Sederet keunggulan tuan rumah sudah cukup jadi bukti bahwa Arema FC perlu usaha lebih keras.

"Kami respek terhadap tim lawan karena mereka memiliki tim bagus dengan para pemain berkualitas dan pelatih hebat. Mereka juga melakukan pekerjaan mengagumkan di liga dan di Asia," kata pelatih asal Portugal.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Boaz Solossa soal Tragedi Kanjuruhan: Bukan Saatnya Saling Menyalahkan

Boaz Solossa soal Tragedi Kanjuruhan: Bukan Saatnya Saling Menyalahkan

Sports
Roy Keane: Manchester United Tidak Menghargai Ronaldo!

Roy Keane: Manchester United Tidak Menghargai Ronaldo!

Liga Inggris
Jadwal AFC Futsal Cup, Timnas Indonesia Vs Jepang di Perempat Final

Jadwal AFC Futsal Cup, Timnas Indonesia Vs Jepang di Perempat Final

Liga Indonesia
Shin Tae-yong Kirim Ucapan Duka untuk Tragedi Kanjuruhan

Shin Tae-yong Kirim Ucapan Duka untuk Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
Timnas U17 Indonesia Vs Guam, Upaya Garuda Asia Ikuti Jejak Para Senior

Timnas U17 Indonesia Vs Guam, Upaya Garuda Asia Ikuti Jejak Para Senior

Liga Indonesia
Cerita Alvin Bahar Saat Menangi Seri Ke-5 ISSOM 2022

Cerita Alvin Bahar Saat Menangi Seri Ke-5 ISSOM 2022

Sports
Ketajaman Haaland Bukan karena Ajaran Guardiola

Ketajaman Haaland Bukan karena Ajaran Guardiola

Liga Inggris
Cerita Pilu Pelatih Arema soal Tragedi Kanjuruhan: Suporter Meninggal di Pelukan Pemain

Cerita Pilu Pelatih Arema soal Tragedi Kanjuruhan: Suporter Meninggal di Pelukan Pemain

Liga Indonesia
Empati untuk Kanjuruhan: Pita Hitam hingga Juara Bersama

Empati untuk Kanjuruhan: Pita Hitam hingga Juara Bersama

Liga Indonesia
Jadwal Siaran Langsung Indonesia Vs Guam di Kualifikasi Piala Asia U17 2023

Jadwal Siaran Langsung Indonesia Vs Guam di Kualifikasi Piala Asia U17 2023

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan, Valentino 'Jebret' Mundur sebagai Host dan Komentator Liga 1

Tragedi Kanjuruhan, Valentino "Jebret" Mundur sebagai Host dan Komentator Liga 1

Liga Indonesia
Guardiola Ungkap Sesuatu yang Tak Disukainya dari Erling Haaland

Guardiola Ungkap Sesuatu yang Tak Disukainya dari Erling Haaland

Liga Inggris
Kata PSSI soal Penggunaan Gas Air Mata dalam Tragedi Kanjuruhan

Kata PSSI soal Penggunaan Gas Air Mata dalam Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
Timnas U17 Indonesia Vs Guam Resmi Tanpa Penonton, Kemanusiaan di Atas Segalanya

Timnas U17 Indonesia Vs Guam Resmi Tanpa Penonton, Kemanusiaan di Atas Segalanya

Liga Indonesia
5 Persoalan di Balik Tragedi Kanjuruhan Menurut Pengamat Sepak Bola

5 Persoalan di Balik Tragedi Kanjuruhan Menurut Pengamat Sepak Bola

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.