Kompas.com - 18/03/2022, 11:48 WIB
|

KOMPAS.com - Teka-teki soal trofi untuk peraih podium balapan MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika, akhirnya terjawab. 

Sang pemenang nantinya akan mendapat trofi hasil karya anak bangsa.

Trofi-trofi tersebut dibuat oleh Tuksedo Studio, bengkel pengrajin trofi asal Gianyar, Bali.

Baca juga: FP1 MotoGP Mandalika: Marquez-Espargaro 3 Besar, Kru Honda Sambut dengan Fist Bump

Tuksedo Studio yang merupakan spesialis pembuatan bodi mobil klasik, ditunjuk sebagai pembuat trofi Sirkuit Mandalika sejak akhir 2021 lalu pada gelaran WorldSBK Indonesia.

Ada berbagai macam desain trofi yang dipakai di berbagai ajang balap di seluruh dunia.

Tema 'obor' dipilih oleh Tuksedo Studio untuk melambangkan menyalanya api kompetisi balap yang panas.

Selain itu seperti di olimpiade, obor ini melambangkan semangat dan kebangkitan Indonesia.

"Api itu sendiri juga selanjutnya menjadi simbol inspirasi dari bangkitnya perekonomian Indonesia, terutama pada sektor turisme yang terdampak oleh pandemi dewasa ini," tertulis dalam rilis resmi Tuksedo Studio.

Trofi MotoGP Indonesia merupakan karya anak bangsa. Dok Tuksedo Studio Tropgy Trofi MotoGP Indonesia merupakan karya anak bangsa.

Obor yang biasanya diberikan secara estafet juga melambangkan bahwa Indonesia akan menggelar event besar seperti ini secara berkelanjutan.

Trofi yang dibuat tidak menggunakan bahan mahal seperti emas ataupun permata.

Tapi Tuksedo Studio memakai bahan aluminium yang melambangkan sifatnya yang ringan dan kekuatan yang tepat untuk menopang kecepatan, sesuai dengan semangat balap dunia.

Apalagi bahan-bahan dari aluminium adalah bahan utama Tuksedo Studio dalam membuat karya mobil klasiknya sehari-hari.

Di bagian atas trofi ada layout Sirkuit Mandalika yang akan menjadi ciri khas gelaran MotoGP Indonesia.

Sementara di bagian samping ada motif batik yang menjadi kebanggaan Indonesia di mata dunia.

Wakil Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Cahyadi Wanda, cukup puas dengan desain trofi.

Dia menilai trofi tersebut unik karena ada juga bentuk sirkut Mandalika di bagian atas piala. 

"Proses ini semua berdasarkan approval dari Dorna dulu, setelah mereka approve baru kita produksi. Bentuknya dari Moto2, Moto3, sampai MotoGP sama semua tetapi secara sizing kami mengikuti petunjuk dari Dorna," jelas Cahyadi.

"Setiap negara bentuk trofinya berbeda dan di sini yang unik adalah kami mengutamakan bentuk dari sirkuit yang ada di piala tersebut," ujarnya menambahkan. 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Gridoto
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Macam-macam Dribble dalam Bola Basket

Macam-macam Dribble dalam Bola Basket

Sports
Persis Terpuruk, Ratusan Suporter Tuntut Jacksen F Tiago Mundur dari Kursi Pelatih

Persis Terpuruk, Ratusan Suporter Tuntut Jacksen F Tiago Mundur dari Kursi Pelatih

Liga Indonesia
Dukung Esport Indonesia, PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Gelar Turnamen Mobile Legends

Dukung Esport Indonesia, PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Gelar Turnamen Mobile Legends

Sports
PT LIB: Revisi Jadwal Pertandingan Malam Tidak Bisa Digeneralisasi ke Semua Klub Liga 1

PT LIB: Revisi Jadwal Pertandingan Malam Tidak Bisa Digeneralisasi ke Semua Klub Liga 1

Liga Indonesia
Majamojo dan Chris John Foundation Usung Misi Mulia lewat Gim Tinju

Majamojo dan Chris John Foundation Usung Misi Mulia lewat Gim Tinju

Sports
Tensi Tinggi di PSG: Ketika Mbappe Senggol Messi Lalu Terlibat 'Penaltygate' dengan Neymar

Tensi Tinggi di PSG: Ketika Mbappe Senggol Messi Lalu Terlibat "Penaltygate" dengan Neymar

Sports
Pesepeda Junior Indonesia Raih Gelar Juara di Korea Selatan

Pesepeda Junior Indonesia Raih Gelar Juara di Korea Selatan

Sports
Kejuaraan Dunia 2022, Tim Indonesia Berangkat ke Tokyo Usai Peringatan HUT Ke-77 RI

Kejuaraan Dunia 2022, Tim Indonesia Berangkat ke Tokyo Usai Peringatan HUT Ke-77 RI

Badminton
PSS Vs Persib: Kondisi Cedera Beckham Jelang Tandang ke Sleman

PSS Vs Persib: Kondisi Cedera Beckham Jelang Tandang ke Sleman

Liga Indonesia
Termasuk Duo Milan, 9 Klub Sudah Menolak Cristiano Ronaldo

Termasuk Duo Milan, 9 Klub Sudah Menolak Cristiano Ronaldo

Liga Italia
Juventus Vs Sassuolo, Allegri Sebut Inter dan Milan Kandidat Kuat Scudetto

Juventus Vs Sassuolo, Allegri Sebut Inter dan Milan Kandidat Kuat Scudetto

Liga Italia
Top Skor Liga 1: David Da Silva Tempel Mesin Gol Madura United

Top Skor Liga 1: David Da Silva Tempel Mesin Gol Madura United

Liga Indonesia
RANS Nusantara FC Vs PSM: Berburu Hasil Positif di Liga 1 untuk Bekal Hadapi AFC Cup 2022

RANS Nusantara FC Vs PSM: Berburu Hasil Positif di Liga 1 untuk Bekal Hadapi AFC Cup 2022

Liga Indonesia
Playoff IBL 2022: Dewa United Surabaya yang Pantang Menyerah

Playoff IBL 2022: Dewa United Surabaya yang Pantang Menyerah

Sports
Man United Keok 0-4, Ten Hag Hukum Cristiano Ronaldo dkk

Man United Keok 0-4, Ten Hag Hukum Cristiano Ronaldo dkk

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.