Kompas.com - 10/09/2021, 22:00 WIB
Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, dalam pertandingan Real Madrid vs Liverpool di leg pertama perempat final Liga Champions 2020-2021 di Stadion Alfredo Di Stefano, Rabu (7/4/2021) dini hari WIB. AFP/GABRIEL BOUYSPelatih Liverpool, Juergen Klopp, dalam pertandingan Real Madrid vs Liverpool di leg pertama perempat final Liga Champions 2020-2021 di Stadion Alfredo Di Stefano, Rabu (7/4/2021) dini hari WIB.
|

KOMPAS.com - Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, menyebut ide penyelenggaraan Piala Dunia setiap dua tahun sekali lagi-lagi digerakkan oleh uang.

Juergen Klopp menjalani sesi konferensi pers jelang laga pekan keempat Liga Inggris 2021-2022 melawan Leeds United pada Jumat (10/9/2021).

Salah satu pertanyaan yang mampir ke hadapan Klopp adalah soal wacana penyelenggaraan Piala Dunia setiap dua tahun sekali.

Selama ini, Piala Dunia, yang merupakan ajang antarnegara paling bergengsi diselenggarakan saban empat tahun.

Edisi terkini dihelat di Rusia pada 2018 silam dan tahun depan Qatar akan ganti bertindak sebagai tuan rumah.

Secara terang-terangan, Klopp menentang wacana tersebut dan mencoba melindungi kepentingan pemain.

“Tak ada olahraga lain di dunia yang memiliki kalender begitu padat semacam itu. Tak ada olahraga fisik yang demikian.”

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Klopp Tertawa Lihat Liverpool Satu Grup dengan AC Milan-Atletico di Liga Champions

“Ada olahraga yang lebih menuntut seperti atletik dan maraton. Namun, mereka tak berlari 20, 30, atau 40 kali dalam setahun.”

“Kami tahu kenapa ini terjadi. Apa pun yang dikatakan orang soal upaya memberikan kesempatan bagi negara yang berbeda, pada akhirnya ini semua tentang uang, begitulah adanya,” ujar Klopp.

Melalui sikapnya, Klopp ingin melindungi kepentingan dan kesehatan pemain yang dengan jadwal seperti sekarang saja sudah merasa begitu tersiksa.

Halaman:


Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.