Ansan Greeners Kalah, Asnawi Mangkualam Gagal Eksekusi Penalti

Kompas.com - 25/07/2021, 00:06 WIB
Aksi Asnawi Mangkualam Bahar saat memperkuat Ansan Greeners pada Minggu (28/3/2021). KLEAGUE.comAksi Asnawi Mangkualam Bahar saat memperkuat Ansan Greeners pada Minggu (28/3/2021).

KOMPAS.com - Ansan Greeners kalah dari Sangju Sangmu pada pekan ke-22 K-Lague. Kekalahan itu diwarnai kegagalan Asnawi Mangkualam Bahar dalam mengeksekusi penalti.

Ansan Greeners menjamu Sangju Sangmu di Stadion Ansan Wa, Sabtu (24/7/2021). Pemain timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam bermain di pos bek kiri.

Sepanjang laga, Ansan Greeners lebih banyak ditekan dan akhirnya kebobolan pada menit ke-63. Gawang mereka dijebol oleh Park Sang-hyeok.

Ansan Greeners tertinggal 0-1 hingga 90 menit. Namun, pada masa injury time, mereka mendapat hadiah penalti.

Ko Tae-gyu dijatuhkan di kotak terlarang sehingga wasit langsung menunjuk titik putih.

Baca juga: Berkat Kemampuan Multiposisi, Asnawi Mangkualam Dijuluki The Fairy Bird di Ansan Greeners

Asnawi Mangkualam Bahar maju sebagai eksekutor dan sukses menjaringkan bola. Namun, gol Asnawi tidak disahkan wasit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal itu karena pemain Ansan Greeners, Anderson Canhoto, masuk ke kotak 16 besar sebelum penalti dieksekusi.

Sayangnya, berbanding terbalik pada eksekusi pertama yang berbuah gol, Asnawi gagal mengulangi kesuksesannya menceploskan bola ke dalam gawang pada eksekusi kedua.

Asnawi pun gagal mencetak gol perdana di K-League 2 dan batal jadi pahlawan penyelamat timnya dari kekalahan 0-1.

Seusai laga, pelatih Kim Gil-sik angkat bicara soal kegagalan penalti Asnawi Mangkualam.

Baca juga: Nilai Pasar Asnawi Mangkualam Naik 2 Kali Usai Gabung Ansan Greeners

Menurut Kim, sebelum Asnawi menendang penalti, dirinya sempat bertanya soal keyakinan sang pemain.

"Saya pikir ini adalah hal yang perlu saya tekankan karena keputusan itu (penendang penalti) ada di tangan saya," kata Kim Gil-sik, sebagaimana dikutip dari Sports-G.

"Saya berbicara dengan Asnawi ketika wasit pergi untuk meninjau lapangan. Saya bertanya kepadanya, 'Apakah kamu percaya diri untuk menendang penati?' Dan dia berkata, 'Saya percaya diri.'"

"Asnawi juga harus mencetak gol di K-League, jadi dia memilih dengan berani untuk menunjukkan kepada para penggemarnya penampilan yang lebih baik," tutur Kim.

Kim sendiri mengaku bahwa tindakan Canhoto yang masuk lebih dulu ke area kotak penalti sangat mengecewakan.

Baca juga: Asnawi Mangkualam Jadi Pemain Terbaik K-League 2 Bulan April

Hanya saja, pelatih 42 tahun itu sama sekali tidak ingin menyalahkan para pemainnya.

"Tentu saja, sangat disayangkan bahwa Canhoto bergerak mendahului tendangan Asnawi. Itu bukannya dengan sengaja."

"Saya pikir itu juga akan sulit bagi saya. Saya berharap kedua pemain bisa cepat bangkit dan lebih membantu untuk pertandingan berikutnya."

"Canhoto tampaknya fisiknya tidak 100 persen. Saya pikir dia masih kurang siap untuk bermain," ungkap Kim Gil-sik.

Bagi Ansan Greeners, hasil melawan Sangju Sangmu adalah kekalahan kedua beruntun mereka di K-Lague 2. Pekan lalu, mereka takluk 0-4 dari Busan IPark. (Hugo Hardianto Wijaya). 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.