Hongaria Vs Perancis: Ayam Jantan Cemaskan Puskas Arena yang Berisik

Kompas.com - 19/06/2021, 06:00 WIB
MUENCHEN, GERMANY - Pemain timnas Perancis berpose sebelum berlaga dalam partai Grup F Euro 2020 kontra Jerman di Football Arena, Muenchen, 15 Juni 2021. Sebastian Widmann - ©UEFAMUENCHEN, GERMANY - Pemain timnas Perancis berpose sebelum berlaga dalam partai Grup F Euro 2020 kontra Jerman di Football Arena, Muenchen, 15 Juni 2021.
|

KOMPAS.com - Kapten timnas Perancis, Hugo Lloris, mengaku cemas skuadnya tidak akan bisa berkomunikasi dengan lancar saat melawan Hongaria di Puskas Arena.

Perancis berstatus sebagai tamu dalam laga kedua Grup F Euro 2020 kontra Hongaria.

Partai Hongaria vs Perancis dipentaskan di Puskas Arena, Budapest, Sabtu (19/6/2021) pukul 20.00 WIB.

Kapten Perancis, Hugo Lloris, menyoroti satu hal non-teknis yang berpotensi mengganggu performa timnya di laga melawan Hongaria.

Faktor yang memicu kekhawatiran di benak sang kapten Tim Ayam Jantan, julukan Perancis, adalah Puskas Arena yang “berisik”.

Baca juga: Perancis Vs Jerman, Rekor Unik Tersemat dari Gol Bunuh Diri Hummels

Tak seperti arena Euro 2020 lain, Puskas Arena adalah satu-satunya stadion yang mendapatkan lampu hijau untuk mengisi penuh tribun dengan penonton.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diperkirakan, akan ada 65 ribu pasang mata yang menyaksikan langsung bentrokan Grup F Euro 2020 antara Hongaria vs Perancis di Puskas Arena.

Mayoritas penonton tentu datang dari pendukung tim tuan rumah, Hongaria.

Puskas Arena pun dirasa akan cukup berisik untuk mengacaukan koordinasi pemain Perancis yang selama ini dikenal rapi.

Baca juga: Usai Antar Perancis Kalahkah Jerman, Pogba Mengomel Digigit Ruediger

“Saya pikir besok akan sulit untuk berkomunikasi di lapangan,” ujar Hugo Lloris dalam konferensi pers timnas Perancis, Jumat (18/6/2021).

Lloris lantas menyampaikan solusi untuk mengatasi potensi suara riuh fans di Puskas Arena.

“Bagaimanapun, akan memungkinkan untuk membagi jalur komunikasi dalam dua baris, yakni antara bek dengan gelandang dan gelandang dengan penyerang.”

Menilik situasi yang mungkin terjadi di Puskas Arena, Lloris sadar bahwa percuma bagi dirinya untuk berteriak memberikan instruksi kepada personel lini tengah atau depan.

“Bakal sangat sulit untuk berkomunikasi dengan penyerang atau gelandang serang,” tutur kiper Tottenham Hotspur tersebut.

Baca juga: Isu Konflik Perancis - Mbappe Bandingkan Giroud, Benzema, dan Neymar

Faktor lain yang bisa menyulitkan Tim Ayam Jantan adalah temperatur tinggi.

Diperkirakan saat sepak mula Hongaria vs Perancis berlangsung, suhu di sekitar Puskas Arena mencapai 33 derajat celsius, relatif menyengat buat kulit orang Eropa.

“Ketika cuaca sepanas itu, akan sulit bagi semua orang untuk bermain sepak bola. Jadi kondisi ini juga bisa menyulitkan Perancis juga,” ujar pelatih Hongaria, Marco Rossi, seperti dilansir The Guardian.

Baca tentang


Sumber RMC Sport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indonesia Tunggu Rapat tentang SEA Games Vietnam 2021

Indonesia Tunggu Rapat tentang SEA Games Vietnam 2021

Sports
2 Kebijakan Ini Diterapkan IOC di Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

2 Kebijakan Ini Diterapkan IOC di Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Sports
Belum Ada Keputusan tentang Pelaksanaan SEA Games Vietnam

Belum Ada Keputusan tentang Pelaksanaan SEA Games Vietnam

Sports
Bhayangkara FC Vs Madura United, Tekad Laskar Sapeh Kerrab Raih Tiga Poin Pertama

Bhayangkara FC Vs Madura United, Tekad Laskar Sapeh Kerrab Raih Tiga Poin Pertama

Liga Indonesia
Bali United Vs Persib, Maung Bandung Belum Berniat Lakukan Rotasi

Bali United Vs Persib, Maung Bandung Belum Berniat Lakukan Rotasi

Liga Indonesia
Pandemi Covid-19 Jadi Tantangan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Pandemi Covid-19 Jadi Tantangan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Sports
Bali United Vs Persib, Bek Serdadu Tridatu Bicara Target 15 Poin di Seri Pertama

Bali United Vs Persib, Bek Serdadu Tridatu Bicara Target 15 Poin di Seri Pertama

Liga Indonesia
Stadion Etihad Sepi, Pep Guardiola dan Pentolan Fans Man City Perang Kata-kata

Stadion Etihad Sepi, Pep Guardiola dan Pentolan Fans Man City Perang Kata-kata

Liga Inggris
Pelatih Persib Waspadai Kualitas Pemain Asing Baru Bali United

Pelatih Persib Waspadai Kualitas Pemain Asing Baru Bali United

Liga Indonesia
Mulai Musim 2021-2022, Bayern Muenchen Menyasar Fans Asia

Mulai Musim 2021-2022, Bayern Muenchen Menyasar Fans Asia

Bundesliga
Menpora Minta Kalteng Putra Segera Lunasi Tunggakan Gaji I Gede Sukadana dkk

Menpora Minta Kalteng Putra Segera Lunasi Tunggakan Gaji I Gede Sukadana dkk

Liga Indonesia
Profil Youssef Ezzejjari, Striker Persik Kediri Asal Spanyol

Profil Youssef Ezzejjari, Striker Persik Kediri Asal Spanyol

Sports
Waktu Latihan Gabungan FP1 dan FP2 MotoGP San Marino 2021

Waktu Latihan Gabungan FP1 dan FP2 MotoGP San Marino 2021

Motogp
Perayaan Satu Dekade, ONE Championship Gelar Laga Hybrid Bertajuk ONE X

Perayaan Satu Dekade, ONE Championship Gelar Laga Hybrid Bertajuk ONE X

Sports
Hasil FP2 MotoGP San Marino - Zarco Tercepat, Rider-rider Yamaha Menderita

Hasil FP2 MotoGP San Marino - Zarco Tercepat, Rider-rider Yamaha Menderita

Motogp
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.