Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Inter Milan Kian Dekat dengan Scudetto, Sejarah Sudah Berpihak

Kompas.com - 08/04/2021, 18:40 WIB
Benediktus Agya Pradipta,
Ferril Dennys

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Inter Milan semakin dekat untuk meraih scudetto atau juara Serie A, kasta tertinggi Liga Italia, musim 2020-2021.

Bahkan, catatan sejarah sudah mulai berpihak kepada Inter Milan yang kini berada di puncak klasemen Liga Italia dengan koleksi 71 poin dari 29 pertandingan.

Keberpihakan sejarah kepada Inter Milan terwujud lewat keunggulan poin yang mereka miliki atas rival sekota sekaligus pesaing terdekatnya di papan klasemen Liga Italia, AC Milan.

Saat ini, AC Milan berada di peringkat kedua klasemen dengan raihan 60 poin dari 29 laga.

Baca juga: Klasemen Liga Italia - Inter Tak Goyah, Juventus Ancam AC Milan

Artinya, selisih poin antara Inter dan AC Milan kini mencapai 11 angka.

Inter Milan berhasil memperlebar selisih poin menjadi 11 angka berkat kemenangan terakhir atas Sassuolo pada Rabu (7/4/2021).

Pada laga tersebut, Inter Milan yang bertindak sebagai tuan rumah mengalahkan Sassuolo dengan skor 2-1.

Mereka mampu memaksimalkan peluang yang lahir setelah pesaing terdekatnya, AC Milan, ditahan imbang Sampdoria pada Sabtu (3/4/2021).

Baca juga: AC Milan Vs Sampdoria, Penyebab Rossoneri Gagal Menang Lawan 10 Pemain

Bagi Inter, keunggulan 11 poin atas AC Milan menjadi salah satu sinyal positif dalam perjuangan meraih scudetto musim 2020-2021.

Sejarah sudah berpihak kepada Inter Milan karena berdasarkan data yang ditulis Calcio Mercato, tidak ada pemimpin klasemen Liga Italia yang gagal meraih scudetto setelah unggul 11 poin atas pesaing terdekatnya.

Catatan sejarah itu terhitung sejak musim 1994-1995, setelah aturan 3 poin untuk setiap kemenangan mulai diberlakukan di Serie A.

Kendati sejarah sudah berpihak, Inter Milan perlu berhati-hati sebelum dipastikan menjadi juara Serie A musim 2020-2021.

Baca juga: Syarat Minimal Inter Milan untuk Memastikan Gelar Juara Liga Italia

Mereka perlu menjaga konsistensi, mengingat pergelaran Serie A musim 2020-2021 masih menyisakan sembilan pekan.

Di tengah situasi ini, Antonio Conte selaku pelatih Inter Milan menyadari bahwa anak asuhnya akan diliputi ketegangan.

Namun, Antonio Conte juga membayangkan saat-saat indah apabila timnya mampu meraih scudetto.

Terlebih, Inter Milan juga berpeluang mengakhiri dominasi Juventus yang telah meraih scudetto dalam sembilan musim beruntun.

"Akan ada ketegangan mulai sekarang, bola akan terasa lebih berat di kaki kami, mungkin lebih dari tim-tim yang tidak lagi memiliki tujuan yang sama," kata Antonio Conte, dikutip dari Football Italia.

"Kami ingin melakukan sesuatu yang luar biasa untuk klub yang belum pernah menang selama 10 tahun," ujar Conte.

"Sungguh luar biasa jika kami adalah orang-orang yang menyingkirkan mereka yang menang selama sembilan tahun tanpa henti," tutur Conte saat menyindir dominasi Juventus.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Borneo FC Vs Arema FC, Tekad Tutup Regular Series dengan Happy Ending

Borneo FC Vs Arema FC, Tekad Tutup Regular Series dengan Happy Ending

Liga Indonesia
Timnas U23 Indonesia Vs Yordania, Hindari Antiklimaks, Garuda Muda!

Timnas U23 Indonesia Vs Yordania, Hindari Antiklimaks, Garuda Muda!

Timnas Indonesia
Hasil Inter Miami Vs Nashville, Messi 2 Gol, Selamat dari Gol Bunuh Diri

Hasil Inter Miami Vs Nashville, Messi 2 Gol, Selamat dari Gol Bunuh Diri

Liga Lain
Borneo FC Vs Arema FC, Singo Edan Siap Habis-habisan demi Hindari Degradasi

Borneo FC Vs Arema FC, Singo Edan Siap Habis-habisan demi Hindari Degradasi

Liga Indonesia
Coventry Vs Man United, Ten Hag Fokus Badai Cedera, Bukan Opini Publik

Coventry Vs Man United, Ten Hag Fokus Badai Cedera, Bukan Opini Publik

Liga Inggris
Wolves Vs Arsenal, Kemenangan yang Menyenangkan di Mata Arteta

Wolves Vs Arsenal, Kemenangan yang Menyenangkan di Mata Arteta

Liga Inggris
Harapan Besar di Balik Aksi Megawati Hangestri dan Red Sparks

Harapan Besar di Balik Aksi Megawati Hangestri dan Red Sparks

Sports
Timnas U23 Indonesia Vs Yordania, Garuda Muda Punya Kualitas, Tetap Waspada

Timnas U23 Indonesia Vs Yordania, Garuda Muda Punya Kualitas, Tetap Waspada

Timnas Indonesia
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Yordania di Piala Asia U23

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Yordania di Piala Asia U23

Timnas Indonesia
Keseruan Red Sparks Vs Indonesia All Star, Tukar Pemain-Pelatih dan Peran Hakim Garis

Keseruan Red Sparks Vs Indonesia All Star, Tukar Pemain-Pelatih dan Peran Hakim Garis

Sports
Klasemen Liga Inggris: Arsenal Teratas, Lewati Man City-Liverpool

Klasemen Liga Inggris: Arsenal Teratas, Lewati Man City-Liverpool

Liga Inggris
Man City Singkirkan Chelsea, Guardiola Kecam Jadwal, Singgung Man United

Man City Singkirkan Chelsea, Guardiola Kecam Jadwal, Singgung Man United

Liga Inggris
Hany Senang Lawan Red Sparks, Kaget Megawati Main di Indonesia All Star

Hany Senang Lawan Red Sparks, Kaget Megawati Main di Indonesia All Star

Sports
Hasil Wolves Vs Arsenal, Gol Pengujung Babak Bawa Gunners ke Puncak

Hasil Wolves Vs Arsenal, Gol Pengujung Babak Bawa Gunners ke Puncak

Liga Inggris
Hasil Man City Vs Chelsea 1-0, The Blues Boros Peluang, Juara Bertahan ke Final

Hasil Man City Vs Chelsea 1-0, The Blues Boros Peluang, Juara Bertahan ke Final

Liga Inggris
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com