Kompas.com - 01/03/2021, 21:40 WIB
Suasana Stadion Camp Nou yang kosong pada laga Barcelona vs Las Palmas, 1 Oktober 2017. Barca harus bermain tanpa penonton setelah Liga Spanyol menolak permintaan mereka untuk menunda laga di tengah referendum Catalunya. AFP/JOSE JORDANSuasana Stadion Camp Nou yang kosong pada laga Barcelona vs Las Palmas, 1 Oktober 2017. Barca harus bermain tanpa penonton setelah Liga Spanyol menolak permintaan mereka untuk menunda laga di tengah referendum Catalunya.

KOMPAS.com - Penyelidikan kasus serangan kampanye hitam di dunia maya yang melibatkan petinggi klub Barcelona, alias Barcagate, memasuki babak baru pada Senin (1/3/2021) waktu Spanyol.

Kepolisian wilayah Catalunya menangkap mantan Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, yang dituduh sebagai dalang utama atas skandal penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran administrasi itu.

Selain melakukan penangkapan terhadap Josep Bartomeu di kediamannya, pihak kepolisian setempat juga menggeledah kompleks perkantoran Barcelona di dalam kompleks Stadion Camp Nou.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk menemukan bukti pendukung terkait pengembangan penyelidikan kasus Barcagate.

Di tengah berjalannya penggeledahan tersebut, Barcelona merilis pernyataan resmi terhadap proses hukum yang tengah dilakukan kepolisian bersama kantor kejaksaan setempat.

Baca juga: Mantan Presiden Barcelona Ditangkap Kepolisian Spanyol

"Kami menawarkan bantuan penuh kepada pihak berwenang terkait proses pengungkapan fakta adanya penggunaan layanan pengawasan di jejaring media sosial," tulis pihak klub di laman resminya.

"Informasi dan dokumen yang disita dari penggeledahan di kantor klub oleh pihak kepolisian, terbatas pada bukti langsung yang berkaitan dengan pengungkapan kasus tersebut."

Barcelona mengakhiri rilis resmi tersebut dengan pernyataan akan mematuhi serta menghormati berjalannya proses hukum oleh pihak berwenang.

Pihak klub juga mengambil prinsip praduga tak bersalah kepada sejumlah pihak yang terdampak dalam proses investigasi kasus Barcagate ini.

Termasuk kepada bekas orang nomor satu di klub tersebut, Josep Maria Bartomeu, dan CEO Barcelona saat ini, Oscar Grau.

Baca juga: Kontrak Fantastis Lionel Messi Bocor, Barcelona Era Bartomeu Bobrok

Selain kedua orang tersebut, pihak kepolisian juga menangkap Kepala Urusan Legal Barcelona, Roman Gomez Ponti, juga penasihat pribadi Bartomeu, Jaume Masferrer.

Kejaksaan wilayah Barcelona memiliki waktu hingga 10 Maret mendatang untuk melengkapi barang bukti dalam penyelidikan sebelum melimpahkan kasusnya ke tingkat lebih tinggi.

Penyeldikan kasus tersebut sudah digelar sejak tahun lalu, hingga dikabarkan menjadi alasan Bartomeu mundur dari jabatan sebagai Presiden Barcelona pada Oktober 2020.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X