Inggris Lockdown Lagi, Premier League Dipastikan Tetap Lanjut

Kompas.com - 01/11/2020, 07:20 WIB
Logo Premier League twitterLogo Premier League

KOMPAS.com - Inggris kembali menerapkan lockdown nasional setelah kasus terinfeksi virus corona melonjak mencapai satu juta lebih.

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, mengumumkan kebijakan tersebut berlangsung mulai Kamis (5/11/2020) hingga Rabu (2/12/2020).

Gelombang kedua virus corona memakasa Inggris kembali lockdown demi menekan angka penyebaran Covid-19.

Akan tetapi, Boris Johnson memastikan bahwa Premier League, kasta tertinggi Liga Inggris, tetap berlangsung secara tertutup.

Baca juga: Hasil dan Klasemen Liga Inggris, 3 Anggota Big Six Kompak Raih Kemenangan

"Saya bisa mengatakan 'ya' untuk Premier League," ujar Boris Johnson saat ditanya apakah Premier League tetap dilanjutkan atau tidak.

Pernyataan Boris Johnson itu dibenarkan oleh Sekretaris Negara Bidang Digital, Budaya, Media dan Olahraga Inggris, Oliver Dowden.

Lewat media sosial Twitternya, Oliver Dowden menegaskan pertandingan olahraga tingkat atas tidak akan terdampak kebijakan lockdown.

"Perubahan berarti orang harus bekerja dari rumah jika memungkinkan," tulis Oliver Dowden.

"Akan tetapi, jika tak memungkinkan, perjalanan ke tempat kerja akan diizinkan. Misalnya, ini termasuk (tetapi tidak menyeluruh) olahraga elite yang dimainkan secara tertutup, produksi film dan TV, serta pekerja telekomunikasi."

Sementara itu, Asosiasi Sepak Bola Inggris telah menerima informasi bahwa Premier League tetap dilanjutkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber GOAL
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X