Liga Inggris Ingatkan Pentingnya Kerja Sama dengan Industri Taruhan

Kompas.com - 26/10/2020, 19:19 WIB
Dua pemain Leeds, Stuart Dallas (kiri) dan Robin Koch (kanan) setelah laga Leeds United vs Wolverhampton pada pekan kelima Liga Inggris 2020-2021. AFP/ALEX PANTLING/POOLDua pemain Leeds, Stuart Dallas (kiri) dan Robin Koch (kanan) setelah laga Leeds United vs Wolverhampton pada pekan kelima Liga Inggris 2020-2021.

LONDON, KOMPAS.com - Liga Sepak Bola Inggris (EFL) dalam pernyataan termutakhir mengingatkan pentingnya kerja sama industri sepak bola dengan industri taruhan.

"Di tengah pandemi corona seperti ini, kerja sama itu bahkan penting seperti yang sudah berjalan selama ini," kata pernyataan EFL.

Para pemain Fulham tertunduk lesu usai kalah 1-4 dari  Watford pada laga ke-33 Liga Inggris, Selasa (2/4/2019) atau Rabu dini hari WIB.
Twitter/@FulhamFC Para pemain Fulham tertunduk lesu usai kalah 1-4 dari Watford pada laga ke-33 Liga Inggris, Selasa (2/4/2019) atau Rabu dini hari WIB.

EFL mengatakan bahwa selama ini, pihaknya dengan Sky Bet sudah melakukan edukasi mengenai taruhan yang bertanggung jawab.

Baca juga: Crystal Palace Ikat Kontrak Lagi dengan Rumah Taruhan

Hingga kini, para pemain dari ketiga kasta di Liga Inggris sudah mengenakan lencana iklan perusahaan taruhan di lengan jersey mereka.

Penjaga gawang Newcastle United, Martin Dubravka memberi isyarat saat pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Newcastle United di Old TraffordAFP/PAUL ELLIS Penjaga gawang Newcastle United, Martin Dubravka memberi isyarat saat pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Newcastle United di Old Trafford

"Kami memberikan pesan pemahaman bagaimana industri taruhan dan 70 persen dari sponsor pada laga-laga penting mendedikasikan pesan mengenai taruhan yang aman," kata EFL.

Setiap musim, rata-rata perusahaan taruhan menyetor hingga 40 juta pounds atau setara dengan Rp 760 miliar untuk kepentingan liga dan klub.

Marcus Rashford (kiri) berebut bola dengan Joel Ward (kanan) pada laga Crystal Palace vs Man United di Stadion Selhust Park dalam lanjutan pekan ke-36 Premier League, kasta teratas Liga Inggris, Kamis 16 Juli 2020.AFP/ GLYN KIRK Marcus Rashford (kiri) berebut bola dengan Joel Ward (kanan) pada laga Crystal Palace vs Man United di Stadion Selhust Park dalam lanjutan pekan ke-36 Premier League, kasta teratas Liga Inggris, Kamis 16 Juli 2020.

Di tengah pandemi corona, klub-klub EFL harus menggelar laga tanpa penonton.

Hal itu berarti membuat pemasukan dari sektor tiket berkurang.

EFL mengingatkan, industri sepak bola mengalami tantangan finansial yang berat lantaran berkurangnya pemasukan tersebut.

Ilustrasi perjudian online.SHUTTERSTOCK Ilustrasi perjudian online.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X