Perihal Kelanjutan Liga 1 2020, Begini Tanggapan CEO Persik

Kompas.com - 27/05/2020, 20:30 WIB
Pemain Persik Kediri Jefferson Alves Oliveira, Gaspar Vega, Dany Saputra, Ibrahim Sanjaya dan Ady Eko (kiri-kanan) saat pembukaan Liga 1 2020 sebelum melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (29/02/2020) malam. KOMPAS.com/Suci RahayuPemain Persik Kediri Jefferson Alves Oliveira, Gaspar Vega, Dany Saputra, Ibrahim Sanjaya dan Ady Eko (kiri-kanan) saat pembukaan Liga 1 2020 sebelum melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (29/02/2020) malam.

KEDIRI, KOMPAS.com - Kelanjutan kompetisi Liga 1 2020 masih menunggu pengumuman resmi PSSI.

Hari ini, PSSI dan para klub Liga 1 menggelar pertemuan virtual guna membicarakan soal kelanjutan kompetisi Liga 1 2020.

Pada pertemuan virtual tersebut, CEO Persik Kediri Abdul Hakim Bafagih mengusulkan kompetisi musim ini dihentikan secara total dan diganti dengan turnamen nonresmi.

“Kalau memang terpaksa dilanjutkan kami usul ada turnamen yang digelar pada November sampai Desember 2020,” katanya.

Baca juga: Madura United Tetap Ingin Kompetisi Liga 1 2020 Dihentikan

Pria yang juga anggota DPR RI itu memberikan banyak masukan, misalnya jika turnamen tersebut jadi diselenggarakan, jumlah pertandingan setiap klub harus merata.

“Jangan sampai seperti Piala Presiden sebelumnya yang tidak rata,” ucapnya.

Tak kalah penting adalah masalah siapa yang akan ditunjuk menjadi operator turnamen tersebut.

Abdul Hakim Bafagih ragu turnamen dapat berjalan dengan baik jika LIB ditunjuk sebagai operator.

Hal itu berdasarkan penilaian Hakim saat RUPS LB beberapa waktu lalu.

Baca juga: Hasil Rapat PSSI dengan APPI: Pesepak Bola Indonesia Ingin Kompetisi Dilanjutkan

“Karena kalau ada pertandingan, ada hak yang diberikan kepada pelatih, pemain dan ofisial,” ujarnya.

Abdul Hakim Bafagih menegaskan jika sejak awal klubnya konsisten mengusulkan penghentian Liga 1 2020.

Usulan tersebut diambil berdasarkan tren kasus pandemi virus covid 19 yang belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda.

“Dampaknya terjadi pada kondisi ekonomi yang menyebabkan kontrak sponsor klub dan PT LIB banyak yang diputus,” ujarnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X