Mesut Oezil, Satu dari Tiga Pemain Arsenal yang Tolak Pemotongan Gaji

Kompas.com - 21/04/2020, 07:30 WIB
Gelandang Arsenal, Mesut Oezil AFP/ALEX MORTON / GETTY IMAGES EUROPE / GETTY IMAGES VIA AFPGelandang Arsenal, Mesut Oezil

KOMPAS.com - Arsenal memberlakukan kebijakan pemotongan gaji sebesar 12,5 persen terhadap para pemainnya. Namun, rupanya tak semua sepakat dengan hal tersebut

Menurut The Mirror, ada tiga pemain tim utama Arsenal yang menolak kebijakan tersebut, dan salah satunya adalah Mesut Oezil.

Oezil sendiri merupakan pemain dengan gaji tertinggi di Arsenal, yaitu 350.000 poundsterling (Rp 6,7 miliar) per pekan.

Baca juga: Resmi, Arsenal Potong Gaji Pemain Mereka

Sebenarnya Oezil pernah menyatakan bahwa dirinya mungkin bersedia melakukan pemangkasan gaji pada masa mendatang.

Namun, pemain berkebangsaan Jerman itu ingin mengkaji dulu dampak keseluruhan Covid-19 terhadap finansial, sehingga ia enggan tergesa-gesa dalam mengambil keputusan untuk menerima pemotongan gaji.

Agen Oezil, Dr Erkut Sogut, menolak berkomentar mengenai kabar penolakan Oezil tersebut.

Namun, pada awal bulan April 2020, Erkut Sogut pernah menyatakan bahwa pemain tak seharusnya menerima pemotongan honor.

"Penangguhan ini adalah suatu pilihan, tetapi hari ini saya tidak menyetujui adanya pemotongan gaji ketika klub masih menghasilkan keuntungan yang sama seperti tahun lalu," kata Sogut.

"Dampak finansial yang sebenarnya dari klub bisa kita lihat dalam 3-6 bulan ke depan, dan kita belum bisa melihatnya pada hari ini," ucap dia.

Arsenal meresmikan keputusan pemangkasan gaji pemain sebesar 12,5 persen melalui laman resmi klub pada Senin (20/4/2020) malam WIB.

Halaman:


Sumber The Mirror
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X