Presiden Brescia: Siapa Pun yang Ingin Gelar Liga Italia, Ambillah!

Kompas.com - 23/03/2020, 18:20 WIB
Logo Serie A. TWITTER.com/SERIEALogo Serie A.

KOMPAS.com - Presiden Brescia, Massimo Cellino, geram dengan wacana melanjutkan Serie A pada saat jumlah korban jiwa di Italia terus bertambah akibat virus corona.

Cellino menilai orang yang masih memikirkan sepak bola saat krisis seperti ini sangat tidak manusiawi.

Untuk itu, Cellino mendesak agar Liga Italia musim ini tidak usah dilanjutkan agar semua bisa fokus memikirkan cara menanggulangi pandemi virus corona.

"Musim ini sudah selesai. Siapa pun yang menginginkan gelar, ambillah. Kita berbicara tentang nyawa. Nyawa harus diutamakan," kata Cellino dikutip dari situs AFP.

"Saya berbicara seperti ini bukan karena Brescia berada di zona degradasi. Sudah saatnya kita berpikir realistis tuan-tuan. Ini adalah wabah, gila," ujar Cellino.

Baca juga: Paulo Dybala dan Paolo Maldini Terjangkit Covid-19, Bukti Italia Masih Kendor

Hingga saat ini, Selasa (23/3/2020) sore WIB, Italia masih menjadi negara dengan jumlah kematian akibat virus corona tertinggi di dunia.

Menurut Pusat Sistem Sains dan Teknik Universitas John Hopkins, jumlah korban jiwa akibat virus corona di Italia sudah mencapai 5.476 orang.

Adapun untuk jumlah kasus positif di Italia saat ini menyentuh angka 59.138, terbanyak kedua di dunia di bawah China.

Akibat pandemi virus corona, Pemerintah Italia memutuskan menerapkan status lockdown atau karantina nasional selama dua minggu sejak Selasa (10/3/2020).

Status itu membuat semua kompetisi sepak bola di Italia, termasuk Serie A, ditunda sampai 2 April mendatang.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X