Kompas.com - 19/03/2020, 06:20 WIB
Bek Valencia, Ezequiel Garay, melakukan pemanasan sebelum pertandingan menghadapi Barcelona di Estadio de Mestalla, 25 Januari 2020. AFP/NURPHOTO/MARIA JOSE SEGOVIABek Valencia, Ezequiel Garay, melakukan pemanasan sebelum pertandingan menghadapi Barcelona di Estadio de Mestalla, 25 Januari 2020.

KOMPAS.com - Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), Luis Rubiales, menilai La Liga selaku operator Liga Spanyol telah melakukan kesalahan tentang tes virus corona untuk pemain.

Dikutip dari situs ESPN, La Liga dikabarkan baru saja mempekerjakan tenaga medis khusus yang bisa melakukan 500 tes virus corona untuk pemain Liga Spanyol.

Tes itu dilakukan La Liga sebelum adanya status darurat nasional pandemi virus corona yang diterapkan pemerintah Spanyol, Sabtu (14/3/2020).

Menurut Luis Rubiales, La Liga seharusnya memberikan fasilitas tes untuk orang yang lebih rentan terjangkit virus corona daripada pesepak bola.

"La Liga seperti tidak paham keadaan. Seluruh warga Spanyol sudah diminta pemerintah untuk tetap berada di rumah entah itu yang positif terjangkit virus atau tidak," kata Rubiales yang dikutip dari situs ESPN.

"Jika Anda positif namun tidak mengalami gejala, Anda akan diminta melakukan isolasi mandiri. Jika ada gejala, orang itulah yang perlu mendapatkan tes, bukan pesepak bola," ujar Rubiales menambahkan.

Baca juga: Cara Pemain Liga Spanyol Habiskan Waktu Saat Masa Karantina

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Espanyol menjadi tim terbaru Liga Spanyol yang mengumumkan ada pemain yang positif terjangkit virus corona.

Terdapat enam pemain dan juga seorang staff yang dinyatakan positif dengan mengalami gejala ringan.

Adapun Valencia menjadi tim Liga Spanyol dengan jumlah orang terbanyak positif terjangkit virus corona.

Lebih dari sepertiga dari jumlah pemain dan staf dinyatakan positif meskipun seluruhnya tidak mengalami gejala.

Baca juga: RFEF Beri Rekomendasi Semua Klub Liga Spanyol Hentikan Latihan

Lebih lanjut, RFEF berharap La Liga dan seluruh tim Liga Spanyol segera memberi kontribusi membantu pemerintah mengatasi pandemi virus corona.

"Seharusnya apa yang dilakukan La Liga melakukan tes sendiri itu ilegal dan dapat dihukum. Kami menilai mereka tidak menunjukkan rasa solidaritas," kata Rubiales menambahkan.

"Saya meminta semua klub yang memiliki masker, sarung tangan, atau kemampuan tes bisa segera membantu yang membutuhkan," ujar Rubiales.

Hingga saat ini, Spanyol menjadi negara Eropa dengan jumlah kasus positif virus corona terbanyak setelah Italia.

Dilansir dari situs Global Cases by John Hopkins CSSE, per Rabu (18/3/2020) malam WIB, jumlah kasus positif virus corona di Spanyol mencapai 13.910 orang.

Akibat pandemi virus corona, Liga Spanyol sudah ditunda sejak Kamis (12/3/2020) sampai 3 April mendatang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber ESPN
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil AC Milan Vs Salernitana: Simpan Ibrahimovic, Rossoneri Menang dan ke Puncak!

Hasil AC Milan Vs Salernitana: Simpan Ibrahimovic, Rossoneri Menang dan ke Puncak!

Liga Italia
Babak I Wolves Vs Liverpool: The Reds Minim 'Shot on Target', Skor 0-0

Babak I Wolves Vs Liverpool: The Reds Minim "Shot on Target", Skor 0-0

Liga Inggris
Semifinal BWF World Tour Finals, Marcus Akui Menyentuh Shuttlecock, tetapi...

Semifinal BWF World Tour Finals, Marcus Akui Menyentuh Shuttlecock, tetapi...

Badminton
Hasil Madura United vs Persib, Gol Cepat Bawa Maung Bandung Naik Peringkat

Hasil Madura United vs Persib, Gol Cepat Bawa Maung Bandung Naik Peringkat

Sports
Lens Vs PSG, Mauricio Pochettino Sabar Menanti Ledakan Messi

Lens Vs PSG, Mauricio Pochettino Sabar Menanti Ledakan Messi

Liga Lain
Turnamen Catur Klasik Bakal Dapat Banyak Tempat

Turnamen Catur Klasik Bakal Dapat Banyak Tempat

Sports
Mengapa Tenis Meja Dikenal dengan Istilah Pingpong?

Mengapa Tenis Meja Dikenal dengan Istilah Pingpong?

Sports
Kunci Marcus/Kevin Tampil Konsisten dan Tembus 5 Final Beruntun

Kunci Marcus/Kevin Tampil Konsisten dan Tembus 5 Final Beruntun

Badminton
Babak I Madura United vs Persib, Maung Bandung Unggul Cepat

Babak I Madura United vs Persib, Maung Bandung Unggul Cepat

Sports
Hasil BWF World Tour Finals: Greysia/Apriyani Batal Revans, Marcus/Kevin ke Final!

Hasil BWF World Tour Finals: Greysia/Apriyani Batal Revans, Marcus/Kevin ke Final!

Badminton
Hasil West Ham Vs Chelsea: Rekor Thiago Silva Tak Menolong, Si Biru Diremuk Palu 2-3

Hasil West Ham Vs Chelsea: Rekor Thiago Silva Tak Menolong, Si Biru Diremuk Palu 2-3

Liga Inggris
BWF World Tour Finals, Strategi Marcus/Kevin Sukses Singkirkan Juara Olimpiade

BWF World Tour Finals, Strategi Marcus/Kevin Sukses Singkirkan Juara Olimpiade

Badminton
Hasil ONE Championship: Regian Eersel Berhasil Pertahankan Gelar Juara Dunia

Hasil ONE Championship: Regian Eersel Berhasil Pertahankan Gelar Juara Dunia

Sports
Link Live Streaming Barcelona Vs Real Betis, Kick-off 22.15 WIB

Link Live Streaming Barcelona Vs Real Betis, Kick-off 22.15 WIB

Liga Spanyol
Link Live Streaming Wolves Vs Liverpool, Kickoff 22.00 WIB

Link Live Streaming Wolves Vs Liverpool, Kickoff 22.00 WIB

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.