Premier League Berpotensi Langgar Kontrak Hak Siar Senilai Rp 55 Triliun

Kompas.com - 17/03/2020, 10:05 WIB
Logo Premier League twitterLogo Premier League

KOMPAS.com - Premier League berpotensi melanggar kontrak hak siar televisi untuk musim ini senilai 3 miliar poundsterling (sekitar Rp 55 triliun).

Hal tersebut terjadi jika Premier League, kasta tertinggi Liga Inggris, tak selesai pada akhir Juli 2020.

Sportsmail melaporkan, Premier League sudah menandatangani kontrak dengan Sky Sports, BT Sport dan sejumlah televisi di luar negeri.

Baca juga: Bahas Kelanjutan Kompetisi, Premier League Segera Gelar Pertemuan Darurat

Mereka berkomitmen untuk menyelesaikan program tersebut pada 31 Juli dan kontrak berikutnya untuk musim baru pada 1 Agustus.

Nah, dalam kontrak musim ini, 20 klub memiliki sembilan atau 10 pertandingan tersisa dari 38 laga.

Artinya, ada potensi Premier League kehilangan pendapatan 750 juta poundsterling (sekitar Rp 13,794 triliun).

Guna menekan kemungkinan tersebut, Premier League sedang berupaya untuk melakukan penjadwalan ulang sehingga musim ini kembali bergulir.

Menurut rencana, pertemuan akan dilakukan pada Kamis (19/3/2020).

Sejauh ini, para pemegang hak siar Premier League belum menuntut pemotongan harga karena kompetisi kasta tertinggi Liga Inggris ditangguhkan hingga 4 April 2020.

Ya, saat ini Premier League dihentikan untuk sementara waktu. Keputusan tersebut diambil menyusul pandemi virus corona.

Baca juga: BREAKING NEWS - Seluruh Laga Premier League Ditunda Hingga Akhir Pekan 4 April

Meski demikian, sejumlah besar klub sangat meragukan apakah musim 2019-2020 ini bisa dirampungkan.

Prioritas Premier League adalah menyelesaikan musim ini untuk melindungi integritasnya, meskipun ada beberapa klub yang berbeda pendapat. Mereka juga memastikan bahwa biaya hak siar dibayarkan.

Langkah Premier League mungkin akan lebih jelas setelah badan tertinggi sepak bola Eropa, UEFA, menggelar pertemuan pada Selasa (17/3/2020).

Pertemuan tersebut ditengarai untuk membahas Euro 2020 yang seharusnya pada musim panas ini, diundur hingga 2021.



Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X