Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 03/01/2020, 22:00 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Klub promosi Liga 1 2020, Persik Kediri dikabarkan tengah membidik Joko Susilo untuk menjadi pelatih kepala. Joko Susilo mengakui ada pembicaraan, walau tidak secara spesifik soal kontrak.

Persik Kediri telah mengikat sejumlah pemain untuk berlaga di Liga 1 2020. Namun, yang menjadi pertanyaan, sampai saat ini Persik belum memiliki pelatih kepala.

Mantan asisten pelatih PSM Makassar tersebut belum memiliki lisensi kepelatihan sesuai regulasi Liga 1.

"Soal ke Persik, mana pernah aku nego? Hanya pembicaraan biasa dan mungkin juga sama seperti pelatih-pelatih lain. Ngobrol aja," kata Joko Susilo kepada KOMPAS.com.

Baca juga: Dua Detail Penting Kedatangan Takumi Minamino ke Liverpool

Joko Susilo sebelumnya diisukan untuk menjadi pelatih Persik.

Apalagi, wacana ia akan masuk ke tim kepelatihan Timnas Indonesia belum pasti. Joko Susilo besar kemungkinan tidak masuk dalam jajaran pelatih Timnas era Shin Tae Yong.

"Pandongane [doakan saja] saja. Semoga," kata mantan pelatih Arema FC tersebut.

Persik Kediri sendiri akan mengadakan konferensi pers pada Sabtu (4/1/2020) pukul 13.00 WIB untuk mengumumkan pelatih baru mereka.

Terlepas dari kabar akan melatih Persik, Joko Susilo menilai Liga 1 2020 bakal berjalan seru. Sebab, tim-tim melakukan persiapan serius dengan merekrut pemain sejauh jauh-jauh hari.

Bali United, Persebaya Surabaya, Madura United dan Arema FC dinilai telah bersiap dengan baik.

Baca juga: Berita Liga 1, Persik Kediri Pertahankan 3 Pemain untuk Musim Depan

 

Bukan hanya merekrut pemain, klub-klub itu dianggap Joko Susilo bersiap dengan serius karena ada yang mengganti pelatih.

"Namun, bicara sepak bola bukan soal prediksi, tetapi 90 menit di lapangan dan satu musim kompetisi. Tentang bagaimana mereka menghadapi masalah internal dan externalnya karena masalah itu pasti ada di klub mana pun," kata Joko Susilo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+