Kompas.com - 23/12/2019, 07:00 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Persib Bandung menjaga asa menjadi juara Liga 1 Putri 2019 setelah mengandaskan perlawanan Tira-Persikabo Kartini, dalam leg pertama final Liga 1 Putri 2019.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (22/12/2019) itu, Persib meraih kemenangan telak 3-0 atas Tira-Persikabo Kartini.

Tiga gol kemenangan Persib masing-masing dibukukan oleh Febriana Kusumaningrum (17'), Tia Darti Septiawati (25'), dan Siti Latipah Nurul Inayah (77').

Baca juga: Bali United Vs Madura United, Serdadu Tridatu Tutup Liga 1 2019 dengan Kekalahan

Dengan hasil tersebut, Persib hanya membutuhkan hasil imbang saat memainkan laga leg kedua final Liga 1 Putri 2019. Partai tersebut akan berlangsung di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Sabtu (28/12/2019).

Pelatih Persib, Iwan Bastian, bersyukur dengan kemenangan tersebut. Akan tetapi, Ibas, sapaan akrab Iwan Bastian, enggan berpuas diri. Sebab laju timnya baru setengah jalan untuk menjadi juara.

"Tentu saja kami sangat mensyukuri kemenangan ini. Saya apresiasi kinerja pemain di lapangan," kata Ibas, seusai laga.

"Akan tetapi, kami tidak boleh berpuas diri karena masih ada satu leg lagi, dan kami masih memiliki banyak evaluasi yang harus diperbaiki," sambung dia.

Melalui kemenangan tersebut, Ibas mengingatkan agar anak asuhnya tidak jemawa. Apalagi bila sampai merasa sudah menjadi juara.

Masih ada satu pertandingan lagi, dan peluang kedua kesebelasan untuk menjadi juara masih sama-sama besar.

Ibas melanjutkan, kemenangan yang diraih Persib atas Tira-Persikabo Kartini takkan berarti apa-apa bila tim berjulukan Putri Biru menelan kekalahan dalam pertandingan leg kedua.

Bila itu terjadi, maka pertandingan akan ditentukan melalui babak adu penalti, meski Persib kalah dengan skor 0-1 atau 0-2.

Melalui regulasi "dadakan" yang dibuat PSSI, gol tandang dan sistem agregat tak berlaku pada babak semifinal dan final Liga 1 Putri 2019.

Regulasi tersebut disahkan pada 4 Desember 2019, atau beberapa hari setelah leg pertama semifinal Liga 1 Putri 2019 dilaksanakan.

"Ya, regulasinya kan memang begitu. Jadi mau sekarang kami menang 3-0 dan di sana kami kalah 0-2 atau 0-1, penentuannya tetap di adu penalti. Paling aman memang kami meraih hasil imbang," tutur Ibas.

Mengenai perubahan regulasi di laga semifinal dan final Liga 1 Putri 2019, Ibas mengaku sangat menyayangkan hal tersebut.

Menurut dia, seharusnya PSSI mengikuti aturan yang sudah disepakati sejak awal. Lebih penting, mengikuti regulasi yang dibuat oleh FIFA.

Ibas menuturkan, dirinya baru mengetahui perubahan regulasi tersebut saat akan mengikuti Match Coordination Meeting (MCM) jelang semifinal leg kedua, menghadapi Arema Putri.

"Ya saya hanya menyayangkan saja. Seharusnya kan aturan yang dibuat itu sesuai dengan regulasi FIFA. Dan ini juga terjadi perubahan yang mendadak," tegas dia. 

Sementara tim Tira-Persikabo Kartini optimistis bisa membalas kekalahan di Bandung. Pelatih Tira-Persikabo Kartini, Dzulkifli Hasan, mengatakan bahwa tidak ada yang tidak mungkin dalam sepak bola. 

Dia percaya anak asuhnya bisa tampil lebih baik di laga final leg kedua nanti. Terlebih pertandingan akan berlangsung di Stadion Pakansari, yang merupakan markas mereka. 

"Kami percaya bisa membalas kekalahan itu. Tidak ada yang tidak mungkin. Banyak tim yang bisa membalikan keadaan padahal sudah tertinggal 0-3," kata Dzulkifli. 

Baca juga: Persib Vs PSM, Maung Bandung Gagal Ke-5 Besar Walau Menang Besar

Dalam partai final leg kedua nanti, Dzulkifli berharap dukungan penuh suporter Tira-Persikabo Kartini. Menurut dia, dukungan supporter akan sangat berpegaruh pada motivasi anak asuhnya. 

"Tentunya, dengan bermain di kandang sendiri, kami sangat mengharapkan dukungan dari suporter kami sendiri untuk membalikkan keadaan," tegas dia. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelatih Visakha FC: Bali United Pesaing Terkuat di Grup G AFC Cup 2022

Pelatih Visakha FC: Bali United Pesaing Terkuat di Grup G AFC Cup 2022

Liga Indonesia
JEF United Vs Verdy 3-1: Pratama Arhan Kembali Tak Masuk Skuad

JEF United Vs Verdy 3-1: Pratama Arhan Kembali Tak Masuk Skuad

Sports
Daftar Juara Piala AFF U19: Timnas Indonesia Baru Sekali Angkat Trofi

Daftar Juara Piala AFF U19: Timnas Indonesia Baru Sekali Angkat Trofi

Liga Indonesia
Link Live Streaming MotoGP Belanda, Potensi Quartararo Ukir 2 Rekor

Link Live Streaming MotoGP Belanda, Potensi Quartararo Ukir 2 Rekor

Motogp
ONE 160, Thanh Le Vs Tang Kai dalam Laga Perebutan Gelar Juara Dunia

ONE 160, Thanh Le Vs Tang Kai dalam Laga Perebutan Gelar Juara Dunia

Sports
Sejarah Malaysia Open, dari Digelar Sebelum Malaysia Merdeka hingga Setara Indonesia Open

Sejarah Malaysia Open, dari Digelar Sebelum Malaysia Merdeka hingga Setara Indonesia Open

Sports
Tanggapan Shin Tae-yong Soal Pemain Keturunan yang Belum Latihan Bersama Timnas U19

Tanggapan Shin Tae-yong Soal Pemain Keturunan yang Belum Latihan Bersama Timnas U19

Liga Indonesia
MotoGP Belanda 2022, Bagnaia dan Kutukan Ducati di Sirkuit Assen

MotoGP Belanda 2022, Bagnaia dan Kutukan Ducati di Sirkuit Assen

Motogp
Rumor soal Ronaldo Terus Beredar: Chelsea Bergerak, Man United Tegaskan Sikap

Rumor soal Ronaldo Terus Beredar: Chelsea Bergerak, Man United Tegaskan Sikap

Liga Inggris
Daftar Posisi Start MotoGP Belanda 2022: Awas Sial Lagi Bagnaia!

Daftar Posisi Start MotoGP Belanda 2022: Awas Sial Lagi Bagnaia!

Motogp
MotoGP Belanda 2022: Tak Peduli Dikepung Ducati, Quartararo Yakin Naik Podium

MotoGP Belanda 2022: Tak Peduli Dikepung Ducati, Quartararo Yakin Naik Podium

Motogp
Malaysia Open 2022, Optimisme Herry IP meski Indonesia Kehilangan 3 Ganda Putra

Malaysia Open 2022, Optimisme Herry IP meski Indonesia Kehilangan 3 Ganda Putra

Badminton
Semeton Dewata Apresiasi Sistem Tiket Online Bali United di AFC Cup 2022

Semeton Dewata Apresiasi Sistem Tiket Online Bali United di AFC Cup 2022

Liga Indonesia
Demi Main bareng Ronaldinho, RD Akui Sempat Pesan Jersey

Demi Main bareng Ronaldinho, RD Akui Sempat Pesan Jersey

Liga Indonesia
MotoGP Belanda 2022: Siasat Espargaro Hentikan Quartararo

MotoGP Belanda 2022: Siasat Espargaro Hentikan Quartararo

Motogp
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.