Proses Naturalisasi Rampung, Fabiano Beri Kode Bertahan di Persib

Kompas.com - 19/12/2019, 21:40 WIB
Fabiano Beltrame saat membela Bandung Blitar United dalam uji tanding dengan Persib Bandung, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, beberapa waktu lalu. (KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA) KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAFabiano Beltrame saat membela Bandung Blitar United dalam uji tanding dengan Persib Bandung, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, beberapa waktu lalu. (KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA)

BANDUNG, KOMPAS.com - Proses naturalisasi Fabiano Beltrame akhirnya rampung. Pemain berdarah Brasil itu saat ini tengah menunggu terbitnya Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk memenuhi legalitas menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Proses naturalisasi Fabiano sejatinya memakan waktu yang terbilang panjang dan berlarut-larut.

Butuh waktu sekitar satu tahun bagi Fabiano untuk menjalani proses alih kewarganegaraan dari Brasil ke Indonesia.

Akibatnya, Fabiano harus menelan pil pahit lantaran tidak bisa memperkuat Persib Bandung selama satu musim penuh di Liga 1 2019.

Baca juga: Bursa Transfer Liga 1, Persib Harus Gigit Jari karena Pemain Ini

 

Selama satu musim tersebut, Fabiano hanya bisa ikut berlatih bersama Persib.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akan tetapi, saat ini proses naturalisasinya sudah rampung. Fabiano pun sudah bisa bermain dengan status sebagai pemain lokal pada musim depan.

Meski begitu, belum ada jaminan bagi Fabiano bisa membela Persib pada Liga 1 2020. Pasalnya, kontrak Fabiano akan habis pada Maret tahun depan.

Keputusan diperpanjang atau tidaknya kontrak Fabiano tentu tergantung Robert Rene Alberts selaku pelatih kepala Persib.

Kendati demikian, Alberts tampaknya memberikan sinyal positif bahwa Fabiano akan bertahan di Persib pada musim depan.

Alberts ingin Fabiano bekerja keras untuk mengembalikan performa terbaiknya pada masa pramusim nanti.

Sebab selama satu musim ke belakang, Fabiano tidak sekalipun merumput di kompetisi resmi. Tentu saja itu bisa berdampak pada penurunan performanya.

"Sekarang Fabiano bisa bermain untuk Persib pada musim depan dan saya harap semua bisa berjalan lancar, karena dia akhirnya bisa bermain bagi kami," kata Alberts di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (19/12/2019).

"Tetapi, jangan lupa dia tahun depan sudah berusia 38 tahun dan dia melewatkan satu musim tanpa bermain. Jadi kami harus memastikan Fabiano bisa bermain musim depan," sambung dia.

Fabiano sendiri menyatakan sikap untuk bertahan di Persib musim depan.

Dia ingin bertahan karena sudah kadung betah tinggal di Bandung. Dia juga ingin merasakan bermain dengan dukungan penuh bobotoh (pendukung Persib).

"Saya mau tetap di sini karena dari awal saya gabung di Persib, manajemen selalu dukung saya untuk saya ada di sini. Saya juga masih ada utang sama bobotoh," kata Fabiano.

"Mereka dari awal selalu kasih dukungan dan tetap beri semangat buat saya, dan saya yakin tahun depan saya bisa jawab kepercayaan mereka," ujar dia.

Terkait perpanjangan kontrak, Fabiano mengaku sudah melakukan komunikasi dengan manajemen Persib. Namun belum secara langsung.

Fabiano masih memiliki kontrak hingga awal Maret nanti. Sehingga ketika dia diminta untuk bergabung kembali bersama tim pada awal Januari nanti, Fabiano siap kembali.

"Karena kontrak saya baru habis Maret, 28 Februari mungkin ada pembicaraan lagi. Ya, masih ada waktu," tutur Fabiano.

"Yang penting saya ikut mereka, kalau saya suruh gabung di awal Januari saya siap, nanti saya bicara lagi sama mereka," tegas dia.

Fabiano menyadari bahwa dirinya harus bekerja ekstra keras untuk kembali ke performa terbaiknya setelah tidak bermain selama satu musim penuh.

Dalam masa pramusim, Fabiano akan fokus mengasah kembali feeling bermainnya.

Baca juga: Setelah 11 Tahun, Hariono Pun Pamit Dari Persib

Kemungkinan besar, Fabiano akan diboyong Persib ke Malaysia untuk tampil dalam turnamen internasional, Piala Cabaran Asean 2020.

Dalam ajang yang akan digelar dari 18 hingga 19 Januari di Selangor, Malaysia itu Persib dijadwalkan bentrok dengan sejumlah tim kuat di Asia Tenggara seperti Selangor FA, Bangkok FC, dan Hanoi FC.

"Nanti di Malaysia, saya akan asah feel main 90 menit lagi, tapi saya yakin, nanti saya dapat cepat adaptasi karena saya sudah kenal banyak teman di sini, mereka selalu dukung saya juga," tutur Fabiano.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.