Olahraga bagi Penyandang Disabilitas, Lokasi yang Ramah hingga Program Latihan Khusus

Kompas.com - 05/12/2019, 19:39 WIB
Instruktur di ReFIT Club SS72 Jalan Sepat Kebagusan Jakarta sedang membantu seorang penyandang disabilitas menggunakan dumble untuk melatih otot pada Kamis (5/12/2019). Kompas.com/Josephus PrimusInstruktur di ReFIT Club SS72 Jalan Sepat Kebagusan Jakarta sedang membantu seorang penyandang disabilitas menggunakan dumble untuk melatih otot pada Kamis (5/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Vicente Mariano mengangkat dumble atau halter dibantu seorang instruktur di pusat kebugaran ReFIT Club SS72 Jalan Sepat Kebagusan Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Vicente, seorang penyandang disabilitas tersebut terlihat antusias saat berlatih menggunakan alat angkat beban itu.

Baca juga: Alat Kebugaran Dipasang di Alun-alun Wonosobo

Tujuan berlatih menggunakan halter adalah menguatkan otot-otot lengan.

Kepada Kompas.com, dia mengatakan bahwa dirinya merasa nyaman berada di ruang kebugaran bercat hitam itu.

"Lantainya datar sehingga (penyandang disabilitas) yang menggunakan kursi roda gampang ke sini," imbuh pria yang aktif pula di olahraga sepak bola amputasi ini.

Penyandang disabilitas sekaligus pegiat olahraga sepak bola amputasi Vicente Mariano saat berlatih kebugaran pada Kamis (5/12/2019) di ReFIT Club SS72 Jalan Sepat Kebagusan Jakarta. 

Vicente menyebut kondisi pusat kebugaran ReFIT Indonesia dengan lantai datar yang memudahkan penyandang disabilitas berkursi roda ramah terhadap penyandang disabilitas. 
Kompas.com/Josephus Primus Penyandang disabilitas sekaligus pegiat olahraga sepak bola amputasi Vicente Mariano saat berlatih kebugaran pada Kamis (5/12/2019) di ReFIT Club SS72 Jalan Sepat Kebagusan Jakarta. Vicente menyebut kondisi pusat kebugaran ReFIT Indonesia dengan lantai datar yang memudahkan penyandang disabilitas berkursi roda ramah terhadap penyandang disabilitas.

Vicente dan rekan-rekan sesama penyandang disabilitas itu memang tengah mengikuti program bertajuk One Day Fit-Camp, Fit Has No Boundsries di pusat kebugaran yang berada di selatan Jakarta tersebut.

"Ini kegiatan CSR kami menyambut Hari Disabilitas Internasional," ujar Chief Marketing Officer (CFO) ReFIT Indonesia Mela Gunawan.

CEO ReFIT Indonesia Irawan Amanko (kiri dari arah pembaca) dan CMO ReFIT Indonesia Mela Gunawan (kanan) saat menjelaskan konsep affordable gym, pada Kamis (5/12/2019) di ReFIT Club SS72 Jalan Sepat Kebagusan Jakarta. 

ReFIT Indonesia meluncurkan platform aplikasi mobile bernama ReFIT Indonesia.

Aplikasi ini memudahkan para anggota mendapatkan informasi, antara lain, tentang jadwal dan kelas fitnes di seluruh gerai ReFIT Indonesia. 

Kompas.com/Josephus Primus CEO ReFIT Indonesia Irawan Amanko (kiri dari arah pembaca) dan CMO ReFIT Indonesia Mela Gunawan (kanan) saat menjelaskan konsep affordable gym, pada Kamis (5/12/2019) di ReFIT Club SS72 Jalan Sepat Kebagusan Jakarta. ReFIT Indonesia meluncurkan platform aplikasi mobile bernama ReFIT Indonesia. Aplikasi ini memudahkan para anggota mendapatkan informasi, antara lain, tentang jadwal dan kelas fitnes di seluruh gerai ReFIT Indonesia.

Sementara itu, CEO ReFIT Indonesia Irawan Amanko pada kesempatan tersebut mengatakan pihaknya bakal terus mengupayakan pusat kebugaran yang memadai bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Gaya hidup sehat yang kami perkenalkan sebagai affordable gym," tutur Irawan.

Lebih lanjut, Irawan menerangkan affordable gym bukan sekadar ongkos berlatih kebugaran yang terbilang memadai.

Irawan menerangkan, rata-rata biaya keanggotaan di ReFIT Indonesia ada di angka Rp 300.000 per bulan.

Seorang penyandang disabilitas menggunakan dumble untuk melatih otot pada Kamis (5/12/2019) di ReFIT Club SS72 Jalan Sepat Kebagusan Jakarta. 

Kompas.com/Josephus Primus Seorang penyandang disabilitas menggunakan dumble untuk melatih otot pada Kamis (5/12/2019) di ReFIT Club SS72 Jalan Sepat Kebagusan Jakarta.

Selanjutnya, konsep affordable gym juga termasuk menjadikan pusat kebugaran yang ramah bagi penyandang disabilitas.

"Kami mengapresiasi sekaligus mengolahragakan para penyandang disabilitas," kata Irawan.

Selain itu, Irawan melanjutkan, pusat kebugaran kelolaannya juga menyediakan program latihan yang sesuai dengan kebutuhan konsumennya.

Peralatan olahraga di pusat kebugaran ReFIT Club di Sidoarjo, Jawa Timur. Sebanyak 55 persen dari 700 orang target anggota baru ReFIT Club Sidoarjo hingga akhir 2019 sudah terpenuhi per 31 Maret 2019.ReFIT Club Sidoarjo Peralatan olahraga di pusat kebugaran ReFIT Club di Sidoarjo, Jawa Timur. Sebanyak 55 persen dari 700 orang target anggota baru ReFIT Club Sidoarjo hingga akhir 2019 sudah terpenuhi per 31 Maret 2019.

"Kami ke depannya juga akan menyediakan program latihan untuk penyandang disabilitas," lanjut Irawan.

Hingga kini, dalam catatan Irawan, ReFIT Indonesia sudah berada di tujuh lokasi.

Terbaru, ReFIT Indonesia ada di Grand Mal Kota Bekasi dan nantinya akan ada cabang di Cimone, Kota Tangerang.

Sebelumnya, ReFIT Indonesia, antara lain ada di Simpang Lima (Semarang) dan Delta Sari (Sidoarjo), di samping ReFIT Club SS72 tersebut.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X