Awhin Peringkat Ke-3 dan Irfan Jatuh, AHRT Gagal Pertahankan Gelar

Kompas.com - 01/12/2019, 16:12 WIB
Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Awhin Sanjaya (2 dari kanan), berusaha mengejar pebalap Thailand, Muklada Sarapuech (nomor motor 44) dalam Race 1 Asia Road Racing Championship (ARRC) 2019 kelas Asia Production (AP) 250cc di Sirkuit Chang Internasional, Buriram, Thailand, Sabtu (30/11/2019). Race 1 ini dimenangi Andy Muhammad Fadly (kiri), disusul Awhin dan Muklada. AHRTPebalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Awhin Sanjaya (2 dari kanan), berusaha mengejar pebalap Thailand, Muklada Sarapuech (nomor motor 44) dalam Race 1 Asia Road Racing Championship (ARRC) 2019 kelas Asia Production (AP) 250cc di Sirkuit Chang Internasional, Buriram, Thailand, Sabtu (30/11/2019). Race 1 ini dimenangi Andy Muhammad Fadly (kiri), disusul Awhin dan Muklada.

BURIRAM, KOMPAS.com - Pebalap Tim Astra Honda Racing Team (AHRT), Awhin Sanjaya, finis di posisi ketiga Race 2 Asia Road Racing Championship ( ARRC) 2019 kelas Asia Production (AP) 250cc di Sirkuit Chang Internasional Buriram, Thailand, Minggu (1/12/2019).

Hasil tersebut membuat tim AHRT gagal mempertahankan gelar ARRC kelas AP250 karena pada saat bersamaan, Andy Muhammad Fadly yang menjadi rival Awhin, finis di urutan keempat.

Dengan demikian, Fadly menyegel titel juara ARRC 2019 karena dia mengumpulkan total 214 poin dari total tujuh seri atau 14 balapan yang dilakoni sepanjang musim ini.

Sementara itu, Awhin harus puas menempati peringkat kedua klasemen akhir. Pemilik nomor motor 198 ini meraih 198 poin.

Baca juga: ARRC 2019, Pebalap AHRT Harus Belajar dari Pengalaman untuk Hadapi Race 2

Nasib kurang beruntung menimpa Irfan Ardiansyah, yang sempat memimpin klasemen hingga seri keenam. Dia gagal finis karena mengalami kecelakaan di tikungan ke-12 atau tikungan terakhir saat lap pamungkas.

Irfan jatuh setelah bersenggolan dengan pebalap Indonesia yang membela tim Bike Corner SYS KYT Racing Team, Rafid Topan Sucipto. Rafid bisa mencapai finis meskipun di urutan ke-11.

Padahal, ketika itu Irfan sedang berusaha memperebutkan posisi pertama. Akan tetapi, senggolan tersebut membuat dia harus menguburkan asa tersebut karena tak mampu menyentuh garis finis yang tinggal beberapa meter lagi.

Alhasil, Irfan gagal menambah poin dalam Race 2 ini yang berimbas pada posisinya di klasemen akhir. Irfan turun ke peringkat ketiga karena hanya mengumpulkan 187 poin.

Ini tentu saja hasil yang sangat menyesakkan karena sebelum seri terakhir di Buriram ini, Irfan berada di puncak klasemen dengan koleksi 176 poin, sama seperti yang diraih Fadly. Tetapi Irfan berhak di puncak karena unggul jumlah podium.

Baca juga: Gagal Juara Race 1 ARRC 2019, AHRT Hadapi Situasi Pelik untuk Cetak Hattrick

Setelah melakoni Race 1 seri terakhir ini, Sabtu (30/11), Irfan masih punya peluang meraih gelar juara karena dia hanya terpaut 14 poin dari Fadly yang memenangi balapan tersebut. Sayang, hasil Race 2 tak berpihak kepadanya karena dia tak bisa meraih poin.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X