Barcelona Dituding Sebabkan El Clasico Ditunda

Kompas.com - 29/10/2019, 12:30 WIB
Lionel Messi terlibat pertikaian dengan Sergio Ramos dalam El Clasico (3/3/2019) twitterLionel Messi terlibat pertikaian dengan Sergio Ramos dalam El Clasico (3/3/2019)

 

KOMPAS.com - Mantan Presiden Barcelona, Joan Laporta, menuduh bahwa penundaan laga El Clasico disebabkan oleh klub yang pernah dia pimpin itu.

Seperti diketahui, duel klasik Barcelona vs Real Madrid sebenarnya dijadwalkan dihelat pada Sabtu, 26 Oktober 2019 lalu, di Camp Nou.

Namun, karena situai politik Catalunya memanas, jadwal El Clasico ditunda menjadi 18 Desember 2019.

Dilansir dari Marca, Laporta menuding kesalahan ada pada pihak Barcelona.

Baca juga: Jadwal Liga Spanyol, Barcelona Vs Valladolid, Alaves Vs Atletico

Pasalnya, pertandingan sengit antara kedua klub raksasa itu bisa saja berlangsung sesuai jadwal karena Real Madrid bersedia untuk tetap bermain.

Sayangnya, Barcelona tidak mengiyakan dan memilih laga El Clasico itu dibatalkan.

"Saya pikir pertandingan ini harus dimainkan (sesuai jadwal), mereka tidak memberikan keadaan luar biasa untuk mengubah tanggal," kata Laporta dikutip Marca.

"(Barcelona) salah karena mereka mengkriminalisasi gerakan dan mengedepankan politik daripada pertandingan sepak bola yang selalu memiliki konotasi politik. Selalu seperti ini," tambah dia.

Baca juga: Inter Milan dan Juventus Berebut Tanda Tangan Pemain Barcelona

Menurutnya, soal keamanan seharusnya menjadi hal yang tak perlu diragukan lagi karena laga El Clasico sudah sering terjadi.

"Keselamatan selalu dijamin dalam pertandingan-pertandingan ini," ujar presiden Barcelona dari tahun 2003 hingga 2014 ini.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Marca
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X