Jurus Komentator Inggris agar Lancar Ucapkan Nama Pemain Garuda Select

Kompas.com - 18/10/2019, 06:15 WIB
Komentator Liga Inggris, Alan Smith, berbicara kepada media pada acara lunch gathering bersama media yang juga dihadiri KOMPAS.com di bilangan Jakarta Selatan, Kamis (17/10/2019). KOMPAS.com/Firzie A. IdrisKomentator Liga Inggris, Alan Smith, berbicara kepada media pada acara lunch gathering bersama media yang juga dihadiri KOMPAS.com di bilangan Jakarta Selatan, Kamis (17/10/2019).

KOMPAS.com - Komentator legendaris Inggris, Alan Smith, mengawal pertandingan-pertandingan angkatan pertama Garuda Select selama 5 bulan dari Januari hingga Mei 2019.

Program perdana PSSI tersebut memberangkatkan 26 pemain ke Inggris sebagai program akselerasi Elite Pro Academy tersebut dikemas sedemikian rupa sehingga anak-anak peserta mendapatkan pelatihan serta perhatian terbaik selama di negeri Ratu Elizabeth II tersebut.

Mereka dilatih oleh Dennis Wise selaku Direktur Program serta Des Walker sebagai pelatih.

Fakhri Husaini, pelatih timnas U-19, dan Bima Sakti juga sempat mengawal perjalanan mereka selama di Inggris.

Baca juga: Geliat PSSI Jelang Tenggat Waktu Pengumuman Host Piala Dunia U-20 2021

Tak hanya itu, setiap pertandingan Garuda Select disiarkan secara langsung oleh SupersoccerTV dan dikawal oleh nama beken dunia persiaran Inggris, Alan Smith.

Mantan pemain Arsenal yang kerap menjadi co-commentator presenter legendaris Martin Tyler pada laga-laga terbesar Liga Inggris ini pun harus bisa menyebutkan dengan baik nama-nama para pemain Indonesia, yang mungkin berbeda jauh pelafalannya dari nama-nama "orang bule".

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Garuda Select angkatan pertama diperkuat beberana nama seperti Amiruddin Bagas Kaffa Arrizoi, Muhammad Fajar Fathur Rachman, Sutan Diego Armandoondriano Zico, dan Brylian Negiehta Dwiki Aldama.

Pada acara Editors Gathering di bilangan Jakarta Selatan, Kamis (17/10/2019), Alan Smith berbagi rahasianya untuk mengucapkan nama pemain Indonesia.

"Kami memendekkan semua nama pemain. Kami tak memanggil para pemain dengan nama lengkap mereka," tutur pria yang juga mengisi suara di gim FIFA tersebut.

"Bagas, Supri, Zico, Brylian, itu semua panggilan mereka. Kami memendekkan nama mereka menjadi 5 kata atau lebih sedikit."

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prestasi Indonesia di Ajang Olimpiade

Prestasi Indonesia di Ajang Olimpiade

Sports
Olimpiade Tokyo 2020, Tim Renang AS Sabet Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Olimpiade Tokyo 2020, Tim Renang AS Sabet Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Sports
Final Olimpiade Tokyo, Greysia/Apriyani Kalah Pamor dari Wakil China, tetapi...

Final Olimpiade Tokyo, Greysia/Apriyani Kalah Pamor dari Wakil China, tetapi...

Badminton
Perjuangan Belum Usai, Anthony Ginting Ungkap Pentingnya Raih Perunggu

Perjuangan Belum Usai, Anthony Ginting Ungkap Pentingnya Raih Perunggu

Badminton
Terhenti di Semifinal, Anthony Ginting Fokus Raih Perunggu Olimpiade Tokyo

Terhenti di Semifinal, Anthony Ginting Fokus Raih Perunggu Olimpiade Tokyo

Badminton
Lama Permainan Bulu Tangkis

Lama Permainan Bulu Tangkis

Sports
Kalahkan Ginting, Chen Long ke Final dan Masuk Buku Sejarah Olimpiade

Kalahkan Ginting, Chen Long ke Final dan Masuk Buku Sejarah Olimpiade

Badminton
Hasil Semifinal Badminton Olimpiade Tokyo: Chen Long-Axelsen Final, Ginting Berburu Perunggu

Hasil Semifinal Badminton Olimpiade Tokyo: Chen Long-Axelsen Final, Ginting Berburu Perunggu

Badminton
Muamar Qadafi, Orang Indonesia yang Memburu Prestasi bersama Guatemala di Olimpiade Tokyo

Muamar Qadafi, Orang Indonesia yang Memburu Prestasi bersama Guatemala di Olimpiade Tokyo

Sports
Kenal Angkat Besi Sejak 8 Tahun, Rahmat Erwin Kini Punya Medali Olimpiade

Kenal Angkat Besi Sejak 8 Tahun, Rahmat Erwin Kini Punya Medali Olimpiade

Sports
Penggawa PS Sleman Lelang Koleksi Sepatunya di 'PSS for Humanity'

Penggawa PS Sleman Lelang Koleksi Sepatunya di "PSS for Humanity"

Liga Indonesia
Kata Chen Long Usai Menang atas Anthony Ginting dan Tembus Final Olimpiade Tokyo

Kata Chen Long Usai Menang atas Anthony Ginting dan Tembus Final Olimpiade Tokyo

Badminton
Profil Viktor Axelsen, Tunggal Putra Denmark Cetak Sejarah di Olimpiade

Profil Viktor Axelsen, Tunggal Putra Denmark Cetak Sejarah di Olimpiade

Sports
Badminton Olimpiade Tokyo 2020, Penyebab Anthony Ginting Kalah dari Chen Long

Badminton Olimpiade Tokyo 2020, Penyebab Anthony Ginting Kalah dari Chen Long

Badminton
Mengapa Olimpiade Tokyo Menggunakan Nama '2020' meski Digelar 2021?

Mengapa Olimpiade Tokyo Menggunakan Nama "2020" meski Digelar 2021?

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X