Kenya Cari Kelebihan dan Kekurangan Indonesia di Penyisihan Piala Davis

Kompas.com - 17/10/2019, 15:20 WIB
David Haggerty dan Gerard Pique berfoto bersama saat pelaksanaan undian Piala Davis di Madrid, 14 Februari 2019. AFP/JAVIER SORIANODavid Haggerty dan Gerard Pique berfoto bersama saat pelaksanaan undian Piala Davis di Madrid, 14 Februari 2019.

NAIROBI, KOMPAS.com - Kenya menyatakan siap menghadapi Indonesia pada penyisihan Grup II Piala Davis.

Laman xinhuanet.com menulis, pertandingan antara keduanya akan berlangsung pada 6-7 Maret 2020.

Petenis Indonesia David Agung Susanto berusaha memukul bola saat mengikuti sesi latihan jelang Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania di Lapangan Tenis Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (13/9/2019). Pertandingan Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania antara Indonesia melawan Selandia Baru akan digelar pada 14-15 September di Lapangan Tenis Gelora Bung Karno.ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A Petenis Indonesia David Agung Susanto berusaha memukul bola saat mengikuti sesi latihan jelang Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania di Lapangan Tenis Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (13/9/2019). Pertandingan Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania antara Indonesia melawan Selandia Baru akan digelar pada 14-15 September di Lapangan Tenis Gelora Bung Karno.

Pelatih kepala tim tenis putra Kenya Rosemary Owino mengatakan pihaknya baru kali pertama bersua dengan Indonesia.

Baca juga: Indonesia Jamu Kenya di Playoff Piala Davis

"Indonesia menurut kami adalah salah satu raksasa tenis di Asia," kata Owino.

Lebih lanjut, Owino mengatakan pihaknya berupaya mencari rekaman-rekaman pertandingan penampilan Indonesia.

Petenis Indonesia Rifqi Fitriadi berusaha memukul bola saat mengikuti sesi latihan jelang Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania di Lapangan Tenis Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (13/9/2019). Pertandingan Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania antara Indonesia melawan Selandia Baru akan digelar pada 14-15 September di Lapangan Tenis Gelora Bung Karno.ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A Petenis Indonesia Rifqi Fitriadi berusaha memukul bola saat mengikuti sesi latihan jelang Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania di Lapangan Tenis Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (13/9/2019). Pertandingan Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania antara Indonesia melawan Selandia Baru akan digelar pada 14-15 September di Lapangan Tenis Gelora Bung Karno.

"Kami mesti mencari kekuatan dan kelemahan calon lawan kami," tutur Owino.

Kenya dan Namibia adalah tim promosi di Grup II Piala Davis.

 Tim tenis beregu putra Indonesia tetap bertahan pada Piala Davis Grup II Zona Asia Oseania tahun mendatang setelah berhasil memenangi babak relegation play off di lapangan tanah liat Asosiasi Tenis Sri Lanka (SLTA) di Kolombo, Minggu (8/4) setelah sukses menumbangkan tuan rumah 3-1.
Tim tenis beregu putra Indonesia tetap bertahan pada Piala Davis Grup II Zona Asia Oseania tahun mendatang setelah berhasil memenangi babak relegation play off di lapangan tanah liat Asosiasi Tenis Sri Lanka (SLTA) di Kolombo, Minggu (8/4) setelah sukses menumbangkan tuan rumah 3-1.

Keduanya mesti melampaui babak playoff supaya bisa bertahan di Grup II.

Andai kalah dari Indonesia, Kenya dan Namibia bisa kembali melorot ke Grup III Afrika.

Presiden Tenis Kenya James Kenani mengatakan timnya harus betul-betul memanfaatkan strategi terbaik untuk menumbangkan Indonesia.

Petenis Indonesia, David Agung Susanto, mengembalikan bol pukulan lawannya, Ruben Gonzales, pada laga partai keempat babak kesatu Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania melawan Filipina di Philippine Columbian Association, Manila, Minggu (5/2/2017). David kalah 2-6, 3-6, 4-6.HUMAS PP PELTI Petenis Indonesia, David Agung Susanto, mengembalikan bol pukulan lawannya, Ruben Gonzales, pada laga partai keempat babak kesatu Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania melawan Filipina di Philippine Columbian Association, Manila, Minggu (5/2/2017). David kalah 2-6, 3-6, 4-6.

Pemenang laga antara Kenya dan Indonesia bisa mendapat kesempatan memasuki laga playoff Grup I.

Setelah melalui undian babak playoff Grup I dan Grup II, akan didapat 36 tim.

Seluruh tim itu akan berkompetisi dengan sistem kandang tandang untuk Piala Davis 2020.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Xinhuanet
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X