Indonesia Vs Vietnam, McMenemy Ungkap Tekanan Jadi Pelatih Timnas

Kompas.com - 14/10/2019, 17:20 WIB
Pelatih timnas Indonesia, Simon McMenemy menjawab pertanyaan dari media saat jumpa pers sebelum laga Uni Emirat Arab vs Indonesia, Rabu (9/10/2019) WIB. Dok. PSSIPelatih timnas Indonesia, Simon McMenemy menjawab pertanyaan dari media saat jumpa pers sebelum laga Uni Emirat Arab vs Indonesia, Rabu (9/10/2019) WIB.

KOMPAS.com - Tiga kekalahan beruntun timnas Indonesia di babak Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia tentu menuai banyak kritik.

Terlebih, dua kekalahan Andik Vermansah cs itu saat bermain di kandang, Stadion Utama Gelora Bung Karjo, Jakarta.

Yakni kalah dari Malaysia 2-3 dan Thailand dengan skor telak, 0-3.

Sementara satu kekalahan lainnya saat bertandang ke Uni Emirat Arab dan dibantai 5-0 oleh tuan rumah.

Alih-alih mendapat motivasi, kritikan pedas dan tekanan terus dituai oleh pemain maupun pelatih timnas Indonesia, Simon McMenemy.

Baca juga: Messi Vietnam Komentari Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Namun, bagi Simon, tekanan itu ternyata sudah datang sejak dirinya menandatangani kontrak sebagai pelatih timnas Indonesia.

Bukan dari hasil buruk yang didapat dari tiga pertandingan di babak Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia.

"Menjadi pelatih di Indonesia tekanan sudah datang sejak hari pertama menandatangani kontrak," kata Simon saat konferensi pers sebelum laga Indonesia vs Vietnam, Senin (14/10/2019).

"Tentu tidak mudah mewakili 250 juta penduduk Indonesia. Pasti ada tekanan. Tapi sekarang saya yang ada di sini," jelas pelatih asal Skotlandia itu.

Baca juga: Dutra Gabung Timnas, Simon Sebut Jadi Nilai Tambah

"Kalau kita menang mereka akan bilang saya pelatih yang bagus, kalau kita kalah mereka akan komentar tentang saya macam-macam," ungkap dia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X