Rossi Kecewa Tidak Bisa seperti Marquez di Masa Jaya

Kompas.com - 07/10/2019, 13:30 WIB
Pebalap Repsol Honda Team asal Spanyol, Marc Marquez, saat tampil pada kualifikasi MotoGP Thailand, di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Sabtu (5/10/2019). AFP/LILLIAN SUWANRUMPHAPebalap Repsol Honda Team asal Spanyol, Marc Marquez, saat tampil pada kualifikasi MotoGP Thailand, di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Sabtu (5/10/2019).

KOMPAS.comValentino Rossi merasa kecewa karena tidak bisa seperti Marc Marquez dalam pencapaian di masa jayanya.

Rossi melontarkan pernyataan tersebut seusai sesi konferensi pers pada balapan GP Thailand yang digelar pada hari Minggu (6/9/2019).

Rossi menilai bahwa dengan kombinasi kemampuan yang dimiliki Marquez dan kompetitifnya motor RC213V, bukan tidak mungkin pebalap Repsol Honda itu bakal mencetak rekor sejarah baru.

Prestasi di atas rata-rata Valentino Rossi dan Marc Marquez memang menjadi daya tarik bagi dua sosok pebalap yang paling populer pada ajang MotoGP saat ini.

Baca juga: Antara Marc Marquez, Valentino Rossi, dan Zona Nyaman Repsol Honda

Valentino Rossi tercatat sudah mengoleksi sembilan gelar juara dunia ketika berkiprah pada ajang MotoGP selama 1997 hingga 2009.

Sementara itu, Marc Marquez yang mewakili pebalap generasi baru, sukses meraih delapan gelar juara dunia pada rentang tahun 2010 hingga 2019.

Lantaran sama-sama aktif membalap, tidak heran jika kemudian pencapaian Rossi dan Marquez terus dibanding-bandingkan.

Terlebih, setelah Marquez mengunci gelar juara dunia kedelapannya pada seri balap MotoGP Thailand, Minggu (6/10/2019) kemarin,

Baca juga: Catatan Penting Sang Juara Dunia MotoGP, Marc Marquez

Dengan konsistensi yang ditunjukkan selama beberapa musim terakhir, Marquez diprediksi bisa melampaui prestasi Rossi pada tahun-tahun mendatang.

Prediksi itu juga muncul dari mulut Rossi sendiri. "Saya ragu Marquez akan kesulitan untuk meraih gelar kesembilan," ujarnya, dikutip BolaSport.com dari GPOne.

Pendapat itu muncul karena Valentino Rossi menilai bahwa Marc Marquez sedang berada di puncak performanya.

"Marquez mendominasi tahun ini, seperti yang saya lakukan pada masa keemasan saya," kata Rossi.

"Dia hanya membuat satu kesalahan di Austin (MotoGP Americas 2019), selain itu penampilannya hampir sempurna," imbuhnya.

Meski mengakui bahwa Marquez berpeluang untuk melampaui prestasinya, Rossi juga kecewa tidak dapat memaksimalkan kesempatan yang dimiliki pada masa kejayaannya dulu.

"Saya sedih karena saya membuang dua atau tiga gelar juara begitu saja selama karier saya," tutur Rossi melanjutkan.

"Sebenarnya, saya membuang dua gelar dan satunya lagi saya dikalahkan, intinya ada tiga. Saya khawatir dia segera menyamai prestasi saya dengan sembilan gelar," pungkasnya. (Ardhianto Wahyu Indraputra)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber GP One
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Film Dokumenter yang Menemani Perjalanan Karier Juergen Klopp

Film Dokumenter yang Menemani Perjalanan Karier Juergen Klopp

Sports
Juergen Klopp Tepis Anggapan Manchester City Mulai Kehilangan Kekuatan

Juergen Klopp Tepis Anggapan Manchester City Mulai Kehilangan Kekuatan

Liga Inggris
Real Madrid Vs Getafe, Zidane Istirahatkan Eden Hazard

Real Madrid Vs Getafe, Zidane Istirahatkan Eden Hazard

Liga Spanyol
Mulai dari Kaki, Pebasket Remaja Asal Papua Ini Wujudkan Mimpi

Mulai dari Kaki, Pebasket Remaja Asal Papua Ini Wujudkan Mimpi

Sports
Liverpool Pilih Tak Pertahankan Trofi Premier League karena...

Liverpool Pilih Tak Pertahankan Trofi Premier League karena...

Sports
Hasil PBSI Home Tournament, Kalah dari Akbar/Winny, Hafiz/Gloria Runner-up Grup

Hasil PBSI Home Tournament, Kalah dari Akbar/Winny, Hafiz/Gloria Runner-up Grup

Badminton
West Ham Vs Chelsea, Tak Hanya Kesalahan Lini Belakang The Blues

West Ham Vs Chelsea, Tak Hanya Kesalahan Lini Belakang The Blues

Liga Inggris
Barito Putera Akan Berpartisipasi di Liga 1 2020, asalkan...

Barito Putera Akan Berpartisipasi di Liga 1 2020, asalkan...

Liga Indonesia
Barito Putera Tak Sepakat Liga 1 2020 Dilanjutkan

Barito Putera Tak Sepakat Liga 1 2020 Dilanjutkan

Liga Indonesia
Profil Aubameyang, dari Dapat Nomor Punggung Keramat hingga Pecahkan Rekor Thierry Henry

Profil Aubameyang, dari Dapat Nomor Punggung Keramat hingga Pecahkan Rekor Thierry Henry

Liga Inggris
Juergen Klopp Sebut 3 Tim Penantang Terkuat Liverpool di Premier League

Juergen Klopp Sebut 3 Tim Penantang Terkuat Liverpool di Premier League

Liga Inggris
Laga SPAL Vs AC Milan Berakhir Imbang, Pioli: Saya Bukan Domba Kurban

Laga SPAL Vs AC Milan Berakhir Imbang, Pioli: Saya Bukan Domba Kurban

Sports
Habis Pecahkan Rekor Henry, Aubameyang Biarkan Masa Depannya di Arsenal Penuh Tanda Tanya

Habis Pecahkan Rekor Henry, Aubameyang Biarkan Masa Depannya di Arsenal Penuh Tanda Tanya

Sports
Mantan Bos F1 Dianugerahi Anak Keempat pada Usia 89 Tahun

Mantan Bos F1 Dianugerahi Anak Keempat pada Usia 89 Tahun

Sports
Hasil PBSI Home Tournament, Praveen/Melati Menang Mudah atas Andika/Gischa

Hasil PBSI Home Tournament, Praveen/Melati Menang Mudah atas Andika/Gischa

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X